Pasca Bom Moskow, Putin Batal ke Siberia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/RIA-Novosti

    AP Photo/RIA-Novosti

    TEMPO Interaktif, Krasnoyark -Juru bicara Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin pada Senin (29/3) sore mengumumkan pembatalan perjalanan, pasca bom bunuh diri yang mengguncang dua stasiun bawah tanah Moskow.

    "Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin batal melanjutkan perjalanan ke kota Krasnoyarsk, Siberia, Rusia. Putin akan kembali ke Moskow hari ini juga," ungkap pihak juru bicara kantor Putin.

    Senin pagi, dua bom bunuh diri mengguncang stasiun kereta bawah tanah di kota Moskow. Akibatnya 37 orang tewas dan 65 lainnya mengalami luka-luka.

    Pihak kepolisian Rusia pun memperketat keamanan stasiun bawah tanah lainnya. Seluruh akses masuk dan keluar Rusia, termasuk bandara pun dijaga ketat.

    Sementara pelaku pengeboman diyakini dilakukan oleh dua orang wanita. "Data pertama yang Federal Security Service (FSB) berikan kepada kami adalah ada dua perempuan pembom bunuh diri," ujar Wali Kota Moskow Yuri Luzhkov. Dua ledakan tersebut sempat membuat aktivitas di kota Moskow lumpuh.

    Sebelumnya pada Agustus 2004, Moskow mengalami serangan aksi serupa, ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan bom di luar sebuah stasiun kereta bawah tanah. Dalam peristiwa itu tercatat 10 orang tewas.


    REUTERS | ANGIOLA HARRY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.