Simbol Kota-kota Seluruh Dunia Ikut Earth Hour  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Salis Akbar

    ANTARA/Salis Akbar

    TEMPO Interaktif, London - Landmark atau simbol-simbol terkenal di Eropa antara lain menara Eiffel, Big Ben, dan Colosseum di Roma, terlihat gelap pada Sabtu malam, setelah Sydney Opera House dan Kota Terlarang Beijing secara bersama-sama mematikan lampu di seluruh dunia menandai Bumi Earth Hour.

    Di Amerika Serikat, lampu padam di Empire State Building di New York, National Cathedral di Washington, dan di kantor pusat Coca-Cola di Atlanta, serta di beberapa tempat lain di berbagai wilayah.

    Jutaan orang diharapkan mematikan lampu dan peralatan listrik selama satu jam dari pukul 8:30 dalam gerakan untuk menyoroti masalah lingkungan hidup dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Tahun ini adalah tahunan keempat pelaksanaan Earth Hour, yang diselenggarakan oleh World Wildlife Fund.

    "Saya pikir itu bagus untuk melihat bahwa ratusan juta orang berbagi untuk menurunkan karbon kita," kata Dan Foreman, juru bicara WWF di Washington.

    Menurut WWF, sekitar 4.000 kota di lebih dari 120 negara dimulai dari Chatham Islands di lepas pantai Selandia Baru, Sabtu mematikan listrik secara sukarela untuk mengurangi konsumsi energi, meskipun lampu lalu lintas dan fitur keamanan lain tidak terpengaruh.

    "Kami meminta setiap orang dari Casablanca ke kamp-kamp safari Namibia dan Tanzania mengambil bagian," kata Greg Bourne, CEO WWF di Australia, yang dimulai Earth Hour tahun 2007 di Sydney sebelum menyebar ke setiap benua.

    Tempat lain diharapkan untuk berpartisipasi seperti pusat bisnis di Amerika Serikat misalnya Las Vegas dan Monumen Mount Rushmore di South Dakota. Lampu tetap menyala di US Capitol dan Lincoln dan monumen Washington.

    Di Eropa, tepatnya di Menara Pisa Italia, Arc de Triomphe di Paris dan bangunan di Jerman menjadi gelap. Amsterdam merencanakan untuk mematikan lampu-lampu di kota yang paling banyak bangunannya termasuk Bandara Schiphol, Artis Zoo dan Amsterdam Arena.

    Istana Buckingham dan gedung Parlemen Inggris dijadwalkan untuk bergelap-gelapan mendukung kampanye ini. Juga landmark London yang terkenal lainnya termasuk St Paul's Cathedral dan Royal Albert Hall, serta Edinburgh Castle di Skotlandia.

    "Menangani perubahan iklim sangat mendesak dan penting bagi kita untuk menjaga lingkungan dan masa depan anak-anak kita. Kita bisa membuat perubahan jika kita bertindak sekarang dan bertindak bersama-sama," kata Perdana Menteri Inggris Gordon Brown, yang mematikan lampu di Downing Street London .

    Roma mematikan lampu-lampu di Trevi Fountain, yang dibangun pada abad ke-18 tempat banyak turis melempar koin dengan harapan kembali ke kota itu. TV RAI menunjukkan air mancur yang diabadikan oleh Federico Fellini dalam "La Dolce Vita" tampak gelap.

    Ikon Moskow dan State University, yang bertengger di atas sebuah bukit yang menghadap ke kota, menghilang dalam kegelapan sebagai kota yang ikut mengambil bagian dalam Earth Hour ini. Stadion Luzhniki yang sangat besar juga tampak hitam, begitu pula di Ukraina Hotel di pusat kota. Restoran di Vladivostok mengadakan apa yang disebut 'malam lilin' mempromosikan Earth Hour sebagai kesempatan romantis.

    Swedia mematikan lampu di kantor pusat pemerintah di Stockholm, di arena Ericsson Globe, istana kerajaan dan jalan-jalan di beberapa kota, termasuk resor ski populer Are.

    Panda raksasa Mei Lan memimpin kegiatan ini di 30 kota di Cina, berjalan ke tengah panggung dan meredupkan lampu-lampu di kandang di penangkaran panda di Chengdu Research Center di provinsi Sichuan barat daya, kata Chris Chaplin WWF di Cina. Lampu juga dimatikan dalam istana kekaisaran Beijing yang dikenal sebagai Kota Terlarang.

    Istana Presiden Taiwan dan sekurang-kurangnya 20 gedung pencakar langit di Taipei menjadi gelap, sementara ratusan lilin di Taiwan ditempatkan di samping sebuah peta yang dibentuk oleh lampu hemat energi di Taiwan di sebuah lapangan di luar balai kota.

    Peneliti di Stasiun Davis, di Antartika, juga bergabung dengan kampanye mematikan lampu di pangkalan.

    "Malam ini, ratusan juta orang mematikan lampu mereka. Ini adalah tindakan sederhana, tetapi panggilan yang kuat untuk bertindak," kata Direktur Jenderal WWF, James Leape.

    Tahun lalu, sekitar 88 kota mengambil bagian dalam Earth Hour, yang didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa serta perusahaan-perusahaan global, kelompok-kelompok nirlaba, sekolah, ilmuwan, dan selebriti.

    AP | HAYATI MAULANA NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.