Lelaki di Cina Ini Didaulat Miliki Payudara Terbesar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing - Dokter spesialis dada di Cina mengklaim telah menemukan kasus lelaki dengan payudara terbesar, yang datang ke kliniknya di Beijing. Lelaki itu kini harus memakai mantel setiap saat untuk menyamarkan payudaranya.

    Dokter Zhang Lilan di Rumah Sakit Jinan Chest berkata, "Orang itu adalah laki-laki dalam segala hal, kecuali payudara besarnya.” Dokter itu menceritakan, lelaki yang dimaksud adalah seorang petani yang mengaku sangat tidak nyaman karena ia tetap harus melakukan banyak pekerjaan dalam kondisi seperti itu.

    "Dia bilang juga menarik banyak perhatian keluarga di desa tempat ia berasal dan sampai pada titik dimana banyak orang menertawakan dia. Begitu banyak yang menertawakan sehingga dia sekarang harus memakai mantel tebal untuk menutupi sosoknya. Bahkan di cuaca terpanas."

    Pria itu, Guo Feng, 53 tahun, berkata, "Sekitar 10 tahun yang lalu dada saya mulai membesar tapi saya tidak berpikir jauh bahwa ini akan makin berat. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi tak tertahankan dan aku telah pergi dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain tapi tidak ada yang bisa membantu saya.”

    Ia mengatakan telah menghabiskan semua uangnya untuk menjalani sejumlah tes kesehatan tapi solusi masalah kesehatannya tidak juga ditemukan. Kini payudaranya malah lebih besar dibanding sebelumnya.

    "Aku kadang berpikir para dokter tidak mau membantu saya karena mereka menemukan kasus ini untuk penelitian medis saja."

    Dia mengatakan jika tidak ada yang bisa membantunya ia akan memotong dadanya sendiri. Ia telah meminta dokter untuk melakukan sebelumnya. Tapi para dokter mengatakan bahwa mereka tidak mau bertindak sampai mereka bisa mengidentifikasi masalahnya.

    Dokter Zhang Lilan menambahkan, "Dalam 30 tahun bekerja sebagai spesialis klinik dada sini, saya belum pernah melihat yang seperti ini."

    Bos klinik Gaoyong Hong menambahkan, "Kami bertanya-tanya apakah dia sudah makan racun atau terkontaminasi sesuatu, tapi kami tidak menemukan apapun dalam tes darahnya. Bahkan genetiknya juga normal. Kami melakukan penyinaran Xray. Ini bukan kanker. Sepertinya ini terjadi dari jaringan lemak. Tapi yang dapat kami katakan, ini adalah kasus payudara lelaki terbesar yang pernah ada pada manusia. "

    ANANOVA | HAYATI MAULANA NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?