Tuntutan Atas Pengesahan RUU Kesehatan Bakal Gagal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Barack Obama meneken UU Perawatan Kesehatan di Gedung Putih, Washinton ( 24/3). AP/J. Scott Applewhite

    Presiden Barack Obama meneken UU Perawatan Kesehatan di Gedung Putih, Washinton ( 24/3). AP/J. Scott Applewhite

    TEMPO Interaktif, Tallahassee -Gedung Putih mengatakan tak cemas bahwa jaksa 13 negara bagian melakukan tuntutan atas reformasi masif perawatan kesehatan, dan banyak pakar hukum sepakat upaya itu bakal sia-sia.

    Tapi upaya hukum, yang didaftarkan hanya 7 menit setelah Presiden Barack Obama meneken UU Perawatan Kesehatan bernilai US $ 938 miliar dalam 10 tahun, menegaskan pekanya persoalan tersebut dan kepentingan politik di sekitarnya.

    Jaksa Agung Florida, Bill McCollum memimpin pengajuan tuntutan yang menganggap Kongres tak punya hak konstitusional memaksa warga untuk mendapat asuransi kesehatan. Juga disebutkan pemerintah federal melanggar Konstitusi dengan mendorong sebuah mandat kepada negara tanpa menyediakan sumber-sumber dana cukup untuk membiayai kebijakan tersebut.

    "Tentang hal itu, saya bilang 'silakan saja'," kata Kepala Kebijakan Domestik Gedung Putih, Melody Barnes, Selasa waktu Washington. Dia juga mengutip tuntutan serupa atas UU Jaminan Sosial dan UU Hak Voting saat disahkan dulu. "Jika Anda ingin melihat wajah seorang tua yang anaknya sekarang mendapat asuransi jaminan kesehatan dan bilang bahwa kami keberatan hal itu ... ya monggo saja."

    Negara bagian ke 14, Virginia, tak mau bergabung ramai-ramai menuntut, tapi melakukan penuntutan sendiri. Semua jaksa agung negara bagian yang menuntut adalah dari Partai Republik, kecuali James "Buddy" Caldwell dari Lousiana, seorang Demokrat, yang mengatakan dia meneken karena Gubernur Bobby Jindal asal Republik mendesaknya.

    AP/dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.