Polisi Filipina: Jaringan Al-Qaidah Akan Kacaukan Pemilu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marinir Filipina mengamankan kamp pemberontak Abu Sayyaf di provinsi pulau Jolo di selatan Filipina, Senin, 21 September 2009.(AP Photo/Nickee Butlangan)

    Marinir Filipina mengamankan kamp pemberontak Abu Sayyaf di provinsi pulau Jolo di selatan Filipina, Senin, 21 September 2009.(AP Photo/Nickee Butlangan)

    TEMPO Interaktif, Manila – Polisi Filipina hari ini, Selasa (23/3), memperingatkan bahwa jaringan Al-Qaidah dan gerilya komunis berencana melakukan serangan untuk mengacaukan pemilihan umum Mei mendatang.

    Menurut laporan intelijen polisi yang diperoleh reporter, pemerintah telah mendapat informasi bahwa kedua kelompok itu berkomplot untuk melakukan serangan.

    “Khususnya kelompok Abu Sayyap, diduga akan melakukan penculikan dan pengeboman untuk mengacaukan pemilu 10 Mei nanti,” tulis laporan itu. Kelompok ini sebelumnya juga dituduh terlibat sejumlah serangan di Filipina, termasuk melakukan penculikan di wilayah selatan serta mengebom kapal fery Manila Bay yang menewaskan lebih dari 100 orang pada 2004 silam.

    Polisi juga tengah mengawasi seorang politikus lokal yang dituduh membawa dan memberikan senjata ke kelompok separatis Front Pembebasan Islam Moro (MILF), yang juga beroperasi di selatan Filipina.

    STRAITS TIMES | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.