Obama Berterima Kasih RUU Reformasi Kesehatan Disetujui  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama. AP/Haraz N. Ghanbari

    Barack Obama. AP/Haraz N. Ghanbari

    TEMPO Interaktif, Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama memuji Dewan Pewakilan Rakyat yang menyetujui Rancangan Undang-Undang Reformasi Kesehatan, Ahad (21/3).

    Menanggapi keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat yang menyetujui Rancangan Undang-Undang Reformasi Kesehatan, Obama berterima kasih kepada para anggota Dewan.

    “Ini bukan reformasi radikal, tetapi reformasi besar. Peraturan ini tidak akan memperbaiki seluruh hal yang salah dalam sistem perlindungan kesehatan kita. Tetapi ini membawa kita ke arah yang benar... ini adalah bentuk dari perubahan,” ujar Obama.

    Sempat dinilai tidak bakal lolos dua bulan lalu, Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan Rancangan Undang-Undang Reformasi Kesehatan tersebut melalui pemungutan suara. Sebanyak 219 anggota memilih mengesahkan rancangan tersebut, sementara 212 anggota menolak. Semua anggota Dewan dari Partai Republik menolak rancangan tersebut ditambah 34 anggota Partai Demokrat yang membelot.

    Jika disetujui, asuransi kesehatan ini akan melayani 32 juta dari 36 juta warga miskin di Amerika. Jumlah penduduk Amerika saat ini mencapai 308,9 juta orang.

    Kantor Anggaran Kongres, yang non-partisan, memperkirakan undang-undang kesehatan tersebut akan mengurangi defisit anggaran dalam 10 tahun mendatang menjadi US$ 138 miliar.

    Karena berusaha menggolkan rancangan beleid tersebut, Obama menunda kedatangannya ke Indonesia dari Maret ini menjadi Juni mendatang.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?