Serangan Roket Amerika Serikat di Pakistan, Sembilan Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bom bunuh diri meledak di Saidu Sharif, Pakistan (13/3). AP/Naveed Ali

    Bom bunuh diri meledak di Saidu Sharif, Pakistan (13/3). AP/Naveed Ali

    TEMPO Interaktif, Islamabad – Dua serangan roket pasukan Amerika Serikat yang diarahakan ke sebuah kendaraan dan tempat persembunyian kelompok militan di sebelah utara Pakistan, Rabu waktu setempat, menewaskan sedikitnya sembilan orang. Demikian keterangan dua orang  pejabat.

    Serangan pertama berasal dari pesawat tanpa awak yang menembakkan empat roket ditujukan ke sebuah kendaraan tak jauh dari rumah di Miran Shah, kota utama si Waziristan Utara, berhasil membunuh enam militan. Hal tersebut dinyatakan petugas keamanan dan agen intelijen. Sekitar 50 menit kemudian, pesawat tempur Amerika memborbardir kendaraan di kota Madakhek dengan tiga roket menyebabkan tiga orang tewas. Akibat serangan tersebut, jelas pejabat yang tak mau disebutkan namanya, sejumlah  kaum militan terluka.

    Serangan terakhir sehari setelah roket-roket Amerika Serikat menghancurkan fasilitas militan di tempat yang sama beberapa waktu lalu menyebabkan sembilan militan tewas.

    Meskipun demikian, publik Pakistan menentang serangan tersebut, mereka menganggap Amerika telah melanggar kedaulatan negaranya. Di kalangan warga masyarakat, serangan tersebut dapat memicu semangat antiAmerika. Bahkan mereka menuntut agar Amerika Serikat segera hengkng dari negaranya.

    Sementara itu, pejabat Pakistan menerangkan serangan pesawat tak berawak tersebut berhasil membunuh beberapa tokoh senior al-Qaidah dan komandan Taliban.

    AP | CHOIRUL


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.