Massa Thaksin Mulai Banjiri Bangkok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra berkumpul di bawah potret raksasa Raja Bhumibol Adulyadej ketika terjadi protes di Bangkok, Thailand, Sabtu malam, 13 Maret 2010. AP/Sakchai Lalit

    Pendukung Mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra berkumpul di bawah potret raksasa Raja Bhumibol Adulyadej ketika terjadi protes di Bangkok, Thailand, Sabtu malam, 13 Maret 2010. AP/Sakchai Lalit

    TEMPO Interaktif, BANGKOK - Lebih seribuan massa pendukung bekas Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, Sabtu (13/3), mulai berdatangan dari seluruh penjuru Thailand. Para demonstran berbaju merah yang menamakan diri Fron Demokrasi Bersatu Menentang Kediktatoran (UDD) itu datang dengan berjalan kaki, membawa kendaraan, dan menumpang angkutan umum dari timur laut dan timur Thailand guna menuju Bangkok.

    "Sekitar 600-700 ribu massa baju merah sedang mengarah menuju Bangkok," ujar Woravat Auapinyakul, anggota parlemen dari partai pro-Thaksin Partai Puea Thai, mengklaim. "Kami memperkirakan Ahad besok (14/3) akan ada lebih dari sejuta massa membanjiri Bangkok." Para pengunjuk rasa menyerukan kepada pemerintah untuk menggelar pemilihan umum.

    "Kami ingin demokrasi dan keadilan ditegakkan," ujar Nisarat Laokonkarm, guru sekolah di Nan ini yang mengaku berhenti menjadi guru demi bergabung dengan UDD. "Kami ingin parlemen dibubarkan dan kekuasaan dikembalikan kepada rakyat." Aksi ini merupakan buntut dari keputusan Mahkamah Agung yang mengizinkan pengadilan menyita seluruh aset-aset Thaksin di Thailand.

    Pemerintah Thailand telah menerjunkan lebih dari 40.00 polisi dan tentara guna mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. Pasukan bersenjata pun telah mengamankan bank-bank dan kantor-kantor pemerintah dari kemungkinan sabotase dan serangan bom. "Kami telah meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi penting dan strategis," ujar Jurubicara Angkatan Darat Kolonel Sansern Kaewkamnerd. 

    | THENATION BANGKOKPOST | REUTERS | ANDREE PRIYANTO
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.