Komplotan Bersenjata Serang Pesta di Meksiko, Delapan Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua petugas menggotong peti mati,korban penembakan disebuah pesta di Ciudad Juarez, Meksiko (13/3). REUTERS/Alejandro Bringas

    Dua petugas menggotong peti mati,korban penembakan disebuah pesta di Ciudad Juarez, Meksiko (13/3). REUTERS/Alejandro Bringas

    TEMPO Interaktif, Culican -Sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah pesta di Meksiko bagian barat, Jumat (13/3). Akibatnya, delapan remaja tewas dan seorang lainnya terluka.

     

    Serangan tersebut merupakan yang kedua dalam dua hari terakhir. Pada Kamis, kelompok orang bersenjata di perbatasan kota Ciudad Juarez menembak enam remaja dan seorang wanita, serta melukai gadis berusia 10 tahun.

     

    Pembunuhan massal yang terjadi Jumat terjadi di Kota Navolato, dekat ibukota Sinaloa, Culiacan.

     

    Juru bicara jaksa Sinaloa, Martin Gastelum, mengatakan belum mendapat identitas korban secara rinci. Namun, Gastelum membenarkan delapan orang tewas dan satu lainnya terluka akibat kejadian tersebut.

     

    Media massa lokal melaporkan para penyerang datang dengan konvoi kendaraan dan menembak dengan senapan. Serangan seperti itu biasa digunakan komplotan pengedar narkoba di Meksiko.

     

    Motif penyerangan belum diketahui. Namun, kawasan tersebut diketahui sebagai markas kartel-kartel narkoba berkuasa di Meksiko. Para komplotan pria bersenjata juga kerap menyerang pertemuan yang diduga dihadiri kelompok lawan mereka.

     

    AP| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.