Arroyo Berjanji Transisi Pemerintahan Berjalan Mulus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo.  REUTERS/Erik de Castro

    Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo. REUTERS/Erik de Castro

    TEMPO Interaktif, Manila - Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo hari ini, Rabu (10/3),  berjanji transisi pemerintahan akan berlangsung mulus setelah masa pemerintahannya berakhir Juni mendatang.

    Dalam pidatonya di depan prajurit Filipina, Arroyo menagaskan akan menghormati proses demokrasi bangsa dan akan memberikan jalan bagi presiden baru dalam pemilihan umum yang berlangsung 10 Mei mendatang.

    "Seluruh pemerintahan kita mencurahkan perhatian untuk memastikan transisi berjalan lancar ke pemerintahan yang baru," kata Arroyo.

    Pernyataan ini disampaikan Arroyo terkait tuduhan politikus dari oposisi dan sejumlah pengkritik lainnya yang menyebutkan bahwa Arroyo berusaha agar tetap bisa menjadi orang nomor satu di Filipina. Untuk tujuan ini, kata mereka, Arroyo melakukan sejumlah manuver rahasia, walaupun konstitusi mengharuskan dia tidak menjabat lagi.

    Menurut oposisi, keinginan Arroyo untuk duduk di parlemen merupakan bagian dari manuvernya agar bisa mengubah konstitusi yang akan mengijinkannya menjadi perdana menteri pertama Filipina.

    MYSINCHEW | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.