Tiga Hari Menjelang Demo, Keluarga Thaksin Tinggalkan Thailand  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aktivis berunjukrasa di Bangkok (19/8). Mereka menuntut pemerintah Inggris mengekstradisi mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. Foto: AP/Sakchai Lalit

    Sejumlah aktivis berunjukrasa di Bangkok (19/8). Mereka menuntut pemerintah Inggris mengekstradisi mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. Foto: AP/Sakchai Lalit

    TEMPO Interaktif, angkok – Tiga hari menjelang aksi protes besar-besaran di Bangkok, keluarga bekas Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, Rabu (9/3), dikabarkan telah meninggalkan Thailand.

    Bekas istri Thaksin, Potjaman na Pombejra dan anak laki-lakinya Panthongtae Shinawatra meninggalkan Thailand menuju Hong Kong Senin lalu. Sedangkan dua saudara perempuannya yakni Pinthongta dan Paethongtan terbang menuju Berlin, Jerman, kemarin.

    Seperti ditulis Asiaone, mengutip ajudan dekat mereka, keduanya akan singgah di Zurich sebelum menuju Jerman. Masih kata ajudan itu, di Jerman putri Thaksin akan mengatur bisnis mereka yang sudah ada sebelumnya di negara itu.

    Seorang sumber di Parti Puea Thai Selasa lalu mengatakan kepergian mereka untuk menghindari kerusuhan yang kemungkinan terjadi dalam aksi yang dilakukan kelompok pendukung Thaksin, Front Persatuan untuk Demokrasi Melawan Kediktatoran (UDD). Disebutkan juga dalam aksi yang berlangsung 14 Maret mendatang UDD kemungkinan mengambil sandera jika pecah kerusuhan.

    BANGKOK POST | ASIAONE | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.