Warga Kristen Nigeria Meninggalkan Kampung Mereka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penguburan masal korban tewas bentrok antara para pengembala di Dogo Nahawa, Nigeria (8/3). Ratusan orang tewas dalam kerusuhan tersebut. REUTERS/Akintunde Akinleye

    Penguburan masal korban tewas bentrok antara para pengembala di Dogo Nahawa, Nigeria (8/3). Ratusan orang tewas dalam kerusuhan tersebut. REUTERS/Akintunde Akinleye

    TEMPO Interaktif, Jos, Nigeria – Warga Kristen di wilayah konflik Nigeria meninggalkan rumah mereka mereka setelah mendengar suara tembakan ke arah kampungnya. Mereka lebih memilih tinggal di pusat kota Jos, disekitar markas polisi.

    “Kami mendengar suara tembakan menggema ke semua arah dan saya tidak dapat menunggu untuk mengetahui siapa yang menembak,” kata Josephine Emmanuel di Bukka Uku, sekitar 4 kilometer di selatan Josh, kepada AFP melalui telepon, Rabu (10/3).

    “Semua orang melarikan diri,” dia menambahkan.

    Seorang petugas senior polisi yang dihubungi AFP mengatakan tembakan itu disebabkan perselisihan antara anggota klan Fulani dan aktivis etnis Berom beberapa jam sebelumnya.
    “Beberapa anggota Fulani berusaha menyerang desa dan Berom menangkis mereka,” kata petugas itu tanpa menyebutkan namanya.

    Setelah pembantaian massal yang menewaskan ratusan jiwa Ahad lalu, pemerintah menerjunkan tentara untuk berpatroli di tiga desa yang umumnya dihuni kelompok etnis Fulani Muslim.

    AFP | SUNARIAH

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.