Gempa Turki Tewaskan 51 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangunan hancur akibat gempa yang mengguncang wilayah timur Turki, Senin (08/03). REUTERS/Anatolian News Agency/Omer Fansa

    Bangunan hancur akibat gempa yang mengguncang wilayah timur Turki, Senin (08/03). REUTERS/Anatolian News Agency/Omer Fansa

    TEMPO Interaktif, Okcular, Turki - Gempa bumi kuat sebelum subuh melanda Turki timur pada hari Senin, menewaskan 51 orang. Gempa merobohkan batu dan rumah-rumah dari bata lumpur dan menara-menara di setidaknya enam desa.

    Gempa mengejutkan banyak penduduk yang sedang tidur, menghancurkan bangunan menjadi tumpukan puing. Korban selamat panik melarikan diri ke jalan-jalan desa yang sempit, beberapa memanjat keluar dari jendela, saat lebih dari 50 gempa susulan berskala 5,5 dan 5,3 magnitude mengguncang daerah itu.

    Pusat seismologi Kandilli mengatakan gempa berkekuatan 6,0 itu menghantam pukul 4:32 am waktu setempat, dekat desa Basyurt yang terpencil, kawasan berpenduduk jarang di Provinsi Elazig. Daerah itu 340 mil (550 kilometer) di timur Ankara, ibukota Turki.

    US Geological Survey mencatat gempa itu pada skala 5,9 magnitude.

    Awalnya pemerintah menyatakan korban tewas di 57, tapi kemudian menurunkannya menjadi 51 tanpa penjelasan. Selain korban tewas, 34 orang dirawat karena luka-luka, kata pusat krisis Turki.

    Area yang paling parah terkena adalah daerah desa Okcular, di mana 19 dari 900 penduduk desa itu tewas.


    AP | EZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.