Ledakan Bom Mobil di Lahore, Delapan Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang polisi menggotong pria yang terluka di Mingora, Pakistan, 22 Februari 2010. REUTERS/Hazrat Ali Bacha

    Seorang polisi menggotong pria yang terluka di Mingora, Pakistan, 22 Februari 2010. REUTERS/Hazrat Ali Bacha

    TEMPO Interaktif, Sebuah bom meledak di luar gedung bangunan kantor Agen Investigasi Federal Pakistan FIA, di Kota Lahore, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 45 lainnya. Demikian keterangan yang disampaikan pejabat kepolisian dan pemerintah.

    Seorang pejabat kepolisian mengatakan ledakan berasal dari bom bunuh diri mobil. "Menurut laporan sementara, beberapa teroris meledakkan sebuah mobil," kata Kepala Kepolisian Provinsi Tariq Saleem Dogar kepada para wartawan.

    Mohammad Riaz, anggota kepolisian lainnya menyebutkan: "Ledakan terjadi di area Model Town tak jauh dari gedung FIA. Kami sedang memastikan penyebab ledakan dan jumlah korban," ujarnya.

    "Sampai sejauh ini diketahui delapan orang tewas dan 45 orang terluka. Di sana masih banyak orang yang terkubur puing bangunan," tambah Kepala Kepolisian Pervez Rathore.

    Sementara itu, menurut keterangan dokter di rumah sakit diperoleh informasi, di antara korban ledakan bom mobil tersebut terdapat seorang perempuan dan seorang bocah.

    Dalam siaran cuplikan berita televisi menunjukkan kerusakan dan ada lubang besar. Sejumlah relawan nampak ikut serta membersihkan puing-puing dengan peralatan sederhana. Sedangkan ambulans sibuk mengangkut para korban ke rumah sakit.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.