Amerika Serikat Akan Tarik Pasukan dari Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Amerika Serikat di Mosul, Irak (7/3). AP/Maya Alleruzzo

    Tentara Amerika Serikat di Mosul, Irak (7/3). AP/Maya Alleruzzo

    TEMPO Interaktif, Washington -Presiden Amerika Serikat Barak Husein Obama berencana menarik pasukan negaranya dari Irak, pasca pemilihan umum parlemen Irak. Obama menilai pemilihan umum tersebut sukses dan merupakan 'tonggak sejarah' penting demokrasi di negara itu.

    "Selanjutnya kita akan memulangkan pasukan Amerika Serikat dari Irak," ujar Obama, seraya menegaskan bahwa proses pemulangan pasukan Amerika Serikat akan selesai pada Agustus mendatang. "Tapi kita tetap membantu mendampingi dan menjadi penasihat Irak dalam melawan terorisme."

    Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates menilai pemilihan umum parlemen di Irak merupakan kesuksesan besar. "Pasukan keamanan Irak telah menunjukkan kinerjanya yang luar biasa sehingga pemilu berjalan aman," kata Gates kepada wartawan usai menerima laporan keamanan dari komandan pasukan Amerika Serikat di Irak, Jendral Ray Odierno.

    Meski diwarnai beberapa aksi penyerangan, pemilihan umum parlemen Irak diikuti hampir seluruh masyarakat disana. "Misalnya terjadi beberapa kekerasan oleh beberapa kelompok ekstrimis di Irak, bahkan oleh al Qaidah. Juga pembunuhan warga tak bersalah, yang hendak memberi hak pilihnya," ujar Obama.

    Meski begitu, lanjutnya, secara keseluruhan, tingkat keamanan dan antisipasi situasi disana meningkat sejalan dengan profesionalisme pasukan keamanan Irak. Sehingga pihaknya tenang dengan keputusan pemulangan pasukan tersebut. 

    REUTERS | ANGIOLA HARRY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.