Presiden Bolivia "Mengundurkan Diri"

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, La Paz:Presiden Bolivia Gonzalo Sanchez de Lozada, 73 tahun, mengundurkan diri melalui surat yang dikirimkan ke Kongres, Jumat (17/10), kata seorang pejabat senior di pemerintahan. Keputusan ini datang di tengah-tengah kuatnya perlawanan terhadap rencana pemerintah mengekspor gas alam, yang menyebabkan lebih kurang 65 orang meninggal.

    Jaime Paz Zamora, pemimpin partai terbesar kedua dari koalisi pemerintah mengatakan di televisi Bolivia, bahwa Sanchez de Lozada bermaksud mengumumkan sebuah "keputusan patriotik".

    Sebelumnya puluhan ribu orang berkumpul, berdemonstrasi dan memblokade Kota La Paz selama seminggu, menuntut presiden segera pergi meninggalkan kursi kepresidenan. Mereka menolak Sanchez de Lozada yang dianggap pro Amerika karena kebijakannya terhadap ekonomi perdagangan bebas.

    Demonstrasi itu menyebabkan kota La Paz lumpuh. Menurut pantauan Reuters, hanya ada sedikit makanan, bahan bakar, obat-obatan dan tidak ada uang cash yang bisa diambil dari mesin ATM.

    Presiden Bolivia sendiri secara tegas akan menunda masalah kontroversial pengeksporan gas ini yang direncanakan sampai 31 Desember. Namun oposisi menolak dan mengatakan tidak akan menerima tawaran apapun kecuali pengunduran diri Presiden.

    BBC/Reuters/Sunariyah - Tempo News Room


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.