Perundingan Israel-Palestina Ditetapkan Pekan Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jerusalem - Perundingan Palestina-Israel yang ditengahi oleh Amerika Serikat dapat dimulai pekan depan. Namun Israel melihat kemungkinan kesepakatan untuk mengakhiri konflik sulit tercapai dan mengecam langkah Presiden Palestina untuk berunding.

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Kamis, mengatakan ia berharap dapat memulai diplomasi langsung dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, setelah utusan khusus Presiden Barack Obama datang ke wilayah ini awal minggu depan untuk mengantar jemput kedua belah pihak.

    Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton berharap setelah Abbas memperoleh dukungan dari Liga Arab, kedua pihak akan menemukan solusi untuk mendirikan negara Palestina yang dapat hidup dengan damai berdampingan dengan Israel.

    Tetapi Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman mengatakan masalah permukiman Tepi Barat merupakan rintangan bagi perdamaian. Untuk sementara ini perundingan dapat diterima namun kesepakatan damai masih jauh dari tujuan.

    "Saya tidak percaya itu dapat mencapai kesepakatan yang komprehensif dalam waktu dekat," kata Lieberman dalam konferensi pers, Kamis waktu setempat.

    Para pejabat Palestina mengatakan mereka ingin perundingan yang ditengahi oleh Amerika awalnya berfokus pada menentukan batas-batas mereka untuk mendirikan negara di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

    REUTERS l BASUKI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.