Seruan Kadhafi Bukan Berarti Kontak Senjata Melawan Swiss  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington - Duta Besar Libya untuk Amerika Serikat, Ali Aujali, menyatakan pernyataan Pemimpin Libya Moamar Kadhafi mengenai seruan jihad melawan Swiss, bukan berarti perjuangan bersenjata.

    "Seruan melawan Swiss itu bisa dalam bentuk boikot ekonomi," kata Aujali, Kamis waktu setempat.

    Menurut Aujali, negaranya serius menjalin hubungan dengan Amerika Serikat, namun tidak akan membiarkan pemimpinnya dihina, seperti yang dilakukan oleh Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat PJ Crowley melalui pernyataannya baru-baru ini.

    Aujali mengatakan, pihaknya masih menghendaki adanya permintaan maaf dari Crowley meskipun Crowley telah mengatakan bahwa pernyataannya itu tidak dimaksudkan sebagai sebuah serangan pribadi.

    Crowley mengaku merespons soal klarifikasi pernyataan Kadhafi dan mendesak Libya dan Swiss untuk melakukan perundingan secara langsung. Ditanya mengenai tuntutan Libya agar minta maaf, ia menolak berkomentar lebih lanjut.

    Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Libya menuntut permintaan maaf dari Amerika setelah Juru Bicara Departemen Luar Negeri PJ Crowley membuat komentar pedas pada konferensi pers mengenai seruan Kadhafi untuk jihad melawan Swiss.

    Pejabat tinggi negara perusahaan minyak Libya juga telah mengingatkan bahwa pertikaian diplomatik dengan Washington bisa berdampak negatif terhadap perusahaan-perusahaan minyak Amerika di Libya.

    REUTERS l BASUKI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.