Timor Leste Vonis 23 Pemberontak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Dili -Pengadilan Timor Leste memvonis 23 pemberontak atas percobaan pembunuhan terhadap presiden dan perdana menteri pada 11 Februari dua tahun lalu. Delapan belas terdakwa dihukum penjara antara empat bulan hingga 16 tahun. Lima terdakwa lain dinyatakan bebas.

    Hukuman tertinggi dijatuhkan pada Gastao Salsinha, yang mengambil alih kepemimpinan pemberontakan setelah pemimpin mereka, Alfredo Reinado, tewas dalam percobaan pembunuhan itu. Salsinha menyerah pada April tahun lalu.

    Sementara seorang wanita warga Australia, Angelita Pires, pacar Reinado, bebas. Dia dituding sebagai pemain penting dalam makar oleh jaksa penuntut, tapi tak terbukti di pengadilan.

    Sebagian besar terdakwa adalah bekas tentara dan polisi yang mangkir dari dinas militer dan kepolisian. Mereka menjadi buron sejak aksi unjuk rasa mereka memicu kekerasan yang menelan korban jiwa hingga 30 orang pada 2006. Gelombang demonstrasi itu muncul setelah pemerintah berencana memberhentikan 600 anggota angkatan bersenjata yang mogok.

    Dalam insiden berdarah itu, pasukan pengawal dan pemberontak terlibat baku tembak di sekitar kediaman Presiden Jose Ramos Horta di Dili. Horta tertembak dan dilarikan ke Australia. Sedangkan Perdana Menteri Xanana Gusmao selamat dari penyergapan di hari yang sama.

    Para analis mengatakan kasus ini merupakan ujian terbesar bagi sistem kehakiman Timor Leste yang baru merdeka pada 1999.

    BBC | Yos Rizal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.