Koalisi Pemerintahan Ukraina Runtuh karena Mosi Tak Percaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kiev - Koalisi pemerintahan Ukraina dibawah kekuasaan perdana menteri Yulia Tymoshenko runtuh pada hari Selasa waktu setempat. Yulia pun memberi kesempatan pada Presiden yang baru terpilih Viktor Yanukovich untuk mengganti pejabat dan mengkonsolidasikan kekuasaannya.

    Juru bicara parlemen Volodymyr Lytvyn mengatakan fraksi-fraksi di parlemen telah bertemu setelah mitra koalisi gagal mendapatkan tanda tangan yang cukup untuk menunjukkan solidnya dukungan mayoritas.

    Yulia yang dikenal sangat pro-barat masih bertahan di kursinya tapi ia menghadapi mosi tidak percaya dalam pemerintahannya Rabu (3/3) besok waktu setempat. Hal itu akan makin menyulitkannya mempertahankan kekuasaan.

    Bagi Viktor dan pendukungnya yang memenangkan pemilu 7 Februari lalu, kejatuhan koalisi pemerintahan merupakan hal yang dinantikan untuk segera membentuk koalisi parlemen dan pemerintahan baru. Yulia menolak mengakui kemenangan Viktor kemarin dan mengatakan pihak lawan telah menghancurkan benteng terakhir mereka.

    Ukraina saat ini sangat membutuhkan stabilitas politik untuk mengatasi krisis ekonomi yang melemahkan perekonomian negeri itu.

    Sesuai hukum Ukraina,setelah pemerintahan jatuh, para pemimpin partai politik diberi waktu 30 hari untuk membentuk parlemen serta 60 hari untuk membangun pemerintahan baru. Kalau sampai batas itu pemerintahan belum terbentuk, bisa saja dilakukan pemilihan ulang.


    REUTERS | HAYATI MAULANA NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.