Di Depan Opera House Sydney, 5.200 Orang Rela Difoto Telanjang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Rick Rycroft

    AP/Rick Rycroft

    TEMPO Interaktif, Sydney – Sebanyak 5.200 orang rela meloloskan pakaiannya bersama-sama. Aksi telanjang bersama ini dilakukan di depan Opera House Sydney pada hari Senin (1/3) untuk sebuah sesi pemotretan oleh Spencer Tunick, seniman yang tinggal di New York.

    Cuaca tak terlalu mendukung ketika pemotretan dilakukan. Dingin, mendung, di hari pertama musim gugur, massa pemotretan telanjang berjudul "Mardi Gras: The Base" ini dimaksudkan untuk merayakan Sydney Gay dan Lesbian Mardi Gras, akhir pekan lalu.

    Ketika matahari mulai mengintip di ufuk timur, Tunick menginstruksikan peserta untuk melakukan beberapa pose, dari berdiri, berbaring, dan bahkan saling memeluk dengan menempelkan pipi masing-masing, selama lebih dari satu jam.

    "Saya ingin semua pasangan untuk merangkul dan mencium, dan semua teman-teman untuk berciuman dan semua orang asing untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan," kata Tunick, sambil mengarahkan kerumunan orang yang polos itu.

    Beberapa peserta ada yang terkejut dengan pemenadangan tak biasa ini. "Saya pikir itu sedikit aneh, tapi lucu karena ketika kau telanjang dan orang lain telanjang, anda merasa seolah kau berpakaian, karena semua orang kelihatan sama," kata Steven Anglier, yang mengenakan wig jadi dia bisa menonjol dalam foto. "Ini benar-benar pengalaman yang aneh karena Anda pikir mungkin ada sesuatu yang seksual di belakang, tapi tidak ada."

    Tunick telah menghasilkan hampir 100 foto instalasi di seluruh dunia, dan mengatakan karyanya bukan soal eksibisionisme ataupun erotisme, melainkan mengungkapkan kerentanan hidup di sebuah pemandangan kota.

    Tapi argumen itu tidak membuat kesan kepada pihak berwenang di rumahnya sendiri, di Amerika Serikat. Pasalnya, Tunick telah ditangkap tujuh kali karena foto telanjang bareng-bareng ini.

    Karya terbesarnya dibuat di Meksiko pada 6 Mei 2007, di mana ia mengabadikan 18.000 orang telanjang di kota Meksiko Zocalo Square.

     

    REUTERS| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.