Syeikh Hassan Coret Mosab

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahmoud al-Mabhouh (bawah) diikuti oleh tersangka pembunuhnya, terekam oleh CCTV. REUTERS

    Mahmoud al-Mabhouh (bawah) diikuti oleh tersangka pembunuhnya, terekam oleh CCTV. REUTERS

    TEMPO Interaktif, Kota Gaza - Pemimpin senior Hamas Syeikh Hassan Yusuf, Selasa (2/3), mengatakan bahwa ia dan keluarganya tak lagi mengakui anaknya Mosab Yusuf. Pernyataan Hassan itu disampaikan Hamas melalui situs organisasi mereka. Hamas mengatakan pernyataan tertulis Yusuf setahun lalu itu diselundupkan keluar penjara, sebab Hassan kini tengah dihukum 6 tahun kurungan di penjara Israel.

    "Saya menyesalkan kejadian itu tapi saya tak bisa berbuat apa-apa jika ia memilih keluar dari Islam dan bekerja untuk musuh-musuh kami," demikian surat yang ditulis Hassan. Maklumlah setelah terbongkarnya aksi pembunuhan komandan sayap militer Hamas Mahmud al-Mabhuh pada awal bulan lalu oleh polisi Dubai harian Haaretz mengungkapkan bahwa Mosab bekerja untuk Badan Kontraintelijen Israel Shin Bet.

     | AP | HAARETZ | ANDREE PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.