Maaf Toilet Pesawat Diutamakan Untuk Perempuan, Pria Tahan Dulu Ya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS|Issei Kato

    REUTERS|Issei Kato

    TEMPO Interaktif, Tokyo: Perempuan adalah sebuah pengecualian. Mungkin itu menjadi salah satu langkah yang diambil All Nipon Airways di Jepang. Karena pesawat itu mengutamakan perempuan dalam menggunakan toilet. Laki-laki, tahan dulu ya.

    Penerbangan ANA akan memperkenalkan toilet perempuan itu di setiap pesawat pada penerbangan internasional mulai bulan depan. Hal ini dilakukan setelah sebuah survei disebar, perempuan diidentifikasi sebagai hal kedua yang paling menarik untuk layanan diharapkan setelah ditawari makanan penutup.

    "Kami menerima banyak komentar yang memiliki toilet perempuan akan menjadi faktor dalam membedakan maskapai kita dari lainnya," kata seorang juru bicara ANA. "Banyak wanita mengatakan bahwa mereka merasa tidak nyaman mengambil waktu mereka di kamar mandi mengetahui bahwa seorang laki-laki sedang menunggu tepat di belakang mereka dalam antrean."

    Laki-laki akan diizinkan untuk menggunakan toilet hanya dalam keadaan darurat atau ketika ada sangat sedikit perempuan penumpang dalam penerbangan, kata pernyataan ANA.

    Sejak 2006, ANA telah kampanye kesadaran lingkungan setiap tahun di mana penerbangan itu meminta penumpangnya untuk pergi ke toilet di bandara sebelum naik untuk mengurangi berat badan mereka dan karena itu memotong emisi karbon-dioksida pesawat.

    Maskapai ini juga berencana untuk menginstal "washlets" dalam pesawat -toilet listrik duduk dengan semprotan air untuk mencuci tangan- yang sudah menjadi pemandangan umum di Jepang dan pada umumnya merupakan sumber hiburan untuk pertama kali bagi pengunjung dan pengguna.

    "Washlets" ini akan dipasang pada Boeing 777-300ER, karena mulai beroperasi pada bulan April, dan armada Boeing 787 ditetapkan untuk memulai terbang tahun ini.


    REUTERS| NUR HARYANTO





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.