Parlemen Afganistan: Serbuan NATO Tewaskan 33 Penduduk Sipil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    TEMPO Interaktif, Kabul - Deretan jumlah korban sipil di Afgnanistan kian bertambah akibat serbuan pasukan udara NATO. Sidang kabinet Afganistan menyebutkan, korban sipil kini menjadi 33 orang, sebelumnya disebutkan 21 orang.

    Serangan pasukan udara NATO di selatan Afganistan, menurut catatan Kabinet, sedikitnya menelan nyawa 33 orang. Kejadian ini memperparah tingkat kepercayaan masyarakat luas terhadap pasukan internasional karena berulang kali memakan korban penduduk tak bersenjata. Dalam sebuah pernyataannya, Senin waktu setempat, Dewan Menteri Afganistan mengutuk serangan udara tersebut. "Kejadian tersebut tidak bisa dibenarkan."

    Menurut sidang Kabinet, pasukan udara NATO telah menyerang sebuah konvoi tiga kendaraan yang sedang melakukan perjalanan ke Kandahar, Ahad. Akibat serbuan itu, sedikitnya 33 orang sipil tewas, termasuk empat perempuan dan seorang bocah, 12 lainnya terluka.

    Sementara itu, menanggapi peristiwa tersebut, NATO membenarkan pasukan udaranya telah melakukan serbuan ke kawasan selatan Provinsi Uruzgan. Tetapi menolak kalau disebutkan menimbulkan korban di kalangan perempuan dan melukai anak-anak.

    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.