Seorang Pria Diadili karena Puisi Ancaman ke Obama di Internet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Alex Brandon

    AP/Alex Brandon

    TEMPO Interaktif, Louisville - Seorang pria asal Kentucky diadili karena membuat puisi yang mengancam Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama dalam sebuah situs kelompok orang yang mengagungkan supremasi kulit putih.

    Agen Khusus Secret Service Amerika Serikat M. Pazenzia mengatakan Johnny Logan Spencer Jr, 27 tahun, dari Louisville menulis dan mempublikasikan sebuah puisi bertajuk “The Sniper” di situs NewSaxon.org. Situs tersebut mendeklarasikan sebagai “Komunitas Dalam Jaringan dari Warga Kulit Putih untuk Warga Kulit Putih”. Menurut surat penahanan terhadap Spencer, puisi tersebut dipublikasikan pada Agustus 2007.

    Hakim Dave Whalin, Jumat (19/2), mendenda Spencer sebesar US$ 250 ribu, tetapi tetap dikenai tahanan rumah di salah satu rumah anggota keluarga Spencer. Spencer didakwa mengancam presiden dan mengancam membunuh atau melukai kandidat utama presiden.

    Dalam puisi itu disebutkan seorang bersenjata menembak dan membunuh seorang ‘tiran’ yang dinilai merujuk pada presiden.

    Asisten Jaksa Philip Chance mengatakan kepada Whalin bahwa meski penyelidik tidak menemukan Spencer memiliki senjata, puisi tersebut dianggap bukan termasuk pidato politik yang dilindungi.

    AP| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.