Warga Mesir Dibunuh, Imigran Rusuh di Milan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    MilanTEMPO Interaktif, Milan - Belasan imigran dari Afrika Utara terlibat kerusuhan pada Sabtu malam di kawasan yang dihuni warga multietnis di Milan, Italia. Menurut keterangan kepolisian setempat, Ahad (14/2), para imigran tersebut menghancurkan kaca-kaca toko, membalikkan mobil-mobil untuk memprotes penusukan hingga tewas seorang warga Mesir.

    Kerusuhan mulai pada petang setelah seorang warga Mesir berusia 19 tahun bernama Hamed Mamoud El Fayed Adou dibunuh. Korban diduga dibunuh kelompok imigran dari Amerika Selatan.

    Polisi mengatakan warga Afrika Utara, mayoritas dari Mesir, mengamuk dan bentrok dengan polisi di kawasan yang 70 persen took-toko di sana dimiliki imigran.

    Sejumlah warga Mesir ditahan untuk diinterogasi polisi. Polisi juga masih mencari warga Amerika Selatan yang diduga bertanggung jawab atas tewasnya El Fayed Adou.

    Menurut polisi, mayoritas imigran berada di Italia secara legal. Kendati demikian, partai antiimigran, Northern League, mendesak agar para imigran yang bertanggung jawab atas kerusuhan tersebut diusir.

    Kerusuhan tersebut merupakan yang kedua kali melibatkan imigran tahun ini. Pada awal Januari, kerusuhan pecah di sebelah selatan Italia ketika para imigran membakar mobil dan memecahkan kaca-kaca took untuk memprotes serangan terhadap pekerja kebun asal Afrika oleh sekelompok pemuda kulit putih.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.