Genderang Pemilihan Umum di Irak Mulai Ditabuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pekerja memasang poster  Hassan Karim Hashem (kiri), dan mantan Perdana Menteri  Ayad Allawi (kanan) di Basra, kota terbesar kedua di Irak berjarak 550 kilometer sebelah selatan Bagdad, Jumat 12 Februari 2010.(AP Photo/ Nabil al-Jurani)

    Para pekerja memasang poster Hassan Karim Hashem (kiri), dan mantan Perdana Menteri Ayad Allawi (kanan) di Basra, kota terbesar kedua di Irak berjarak 550 kilometer sebelah selatan Bagdad, Jumat 12 Februari 2010.(AP Photo/ Nabil al-Jurani)

    TEMPO Interaktif, Bagdad - Pemilihan umum masih sebulan lagi, namun pemerintah Irak, Jumat, mulai menggelar persiapan pemilu yang akan diikuti oleh seluruh rakyat.

    Poster-poster kampanye bertebaran di jalan-jalan Bagdad dan sejumlah kota-kota lainnya mulai Jumat ini yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk menyukseskan pemilu. Bahkan di Basra, ada poster berbunyi: "Kota Anda membutuhkan seseorang yang tahu apa yang dinginkan Basra."

    Namun, pada sisi lain terjadi ketegangan antara pemerintah yang dipimpin Shia dengan Sunni yang merasa secara politik diabaikan, terutama menjelang pemilu pada 7 Maret. Belakangan muncul daftar hitam berisi nama ratusan calon bekas pendukung Saddam Hussein serta ancaman akan mengacaukan proses pemilu.

    Sementara itu menanggapi pemilu yang akan digelar bulan depan, para pejabat Amerika Serikat mengharapkan agar pemilu bisa menjadi tonggak rekonsiliasi antarkelompok-kelompok agama di Irak.

    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.