Rakyat Iran Rayakan Revolusi 1979

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/ISNA,Amin Khosroshahi

    AP/ISNA,Amin Khosroshahi

    TEMPO Interaktif, Teheran - Ribuan rakyat Iran pro-pemerintah tumplek di alun-alun pusat kota Teheran menandai perayaan ulang tahun ke-31 Revolusi Islam. 

    Televisi pemerintah menyorot ribuan orang membawa gambar dan spanduk berjalan kaki menuju pusat Azadi atau lapangan terbuka, tempat Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad berpidato.

    Di lapangan Azadi, nampak kerumunan ribuan orang secara bergelombang membawa bendera Iran dan mengacung-acungkan foto besar Ayatullah Ruhullah Khomeini, pendiri negara Islam dan penerusnya Ayatullah Ali Khameini.

    Sementara itu, pihak oposisi bersumpah untuk tetap melakukan demonstrasi perlawanan, namun saksi mata mengatakan polisi telah mengerahkan ratusan pasukan keamanan di pusat Teheran untuk menghadapi mereka.

    Dalam Situsnya, kelompok oposisi melaporkan mengklaim ribuan orang yang hadir di sejumlah tempat terbuka itu mengenakan banner hijau -lambang kelompok opisisi- dan tak ada bentrok dengan pihak keamanan. Kendati demikian, laporan tersebut belum bisa diverifikasi. Sejumlah kelompok oposisi naik ke atas atap rumah dan gedung seraya berteriak "Allahu Akbar". Sejak pemilihan umum Juni lalu yang memilih Presiden Mahmoud Ahmadinejad kaum oposisi terus menerus melakukan pelawanan di jalan-jalan.

    Situs anti-pemerintah dan sejumlah Blog melaporkan ribuan orang yang turun ke jalan mengenakan emblem atau baju warna hijau sebagai simbol perlawanan terhadap hasil pemilihan umum Juni. Para pemimpin oposisi berjanji akan bergabung dengan ribuan orang di jalan-jalan, termasuk pendiri Gerakan Hijau dan mantan calon presiden Mir Hossein Mousavi.

    Pejabat pemerintah Iran mengingatkan agar para demonstran tidak melakukan kerusuhan sehingga bisa menghindari bentrok dengan pasukan keamanan. Agar peristiwa Desember tahun lalu tidak terulang lagi, saat itu sedikitnya delapan orang tewas akibat bentrok antara pihak keamanan dengan demonstran.

    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.