Viktor Yanukovych, Pemimpin Oposisi Ukrania Menang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Baliho kandidat Presiden Ukraina, Viktor Yushchenko (kiri) dan Yulia Timoshenko terpampang di Kiev, Ukraina, Selasa (05/01) WIB. Putaran pertama pemilihan Presiden Ukraina akan berlangsung pada 17 Januari mendatang. AP Photo/ Sergei Chuzavkov

    Baliho kandidat Presiden Ukraina, Viktor Yushchenko (kiri) dan Yulia Timoshenko terpampang di Kiev, Ukraina, Selasa (05/01) WIB. Putaran pertama pemilihan Presiden Ukraina akan berlangsung pada 17 Januari mendatang. AP Photo/ Sergei Chuzavkov

    TEMPO Interaktif, Kiev - Pemimpin oposisi Ukranina Viktor Yanukovych berhasil mengalahkan Perdana Menteri Yulia Tymoshenko dalam pemilihan umum putaran kedua. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan perhitungan suara, Rabu waktu setempat.

    Untuk menentukan pemenang pemilihan umum, Komisi Pemilihan Pusat membutuhkan waktu tiga hari guna mengumpulkan suara dari sejumlah bilik pemungutan sejak Ahad lalu. Setelah dilakukan perhitungan suara, hasilnya menunjukkan aktivis pro-Rusia Yanukovych memperoleh 48,95 persen suara sementara Tymoshenko 45,47 persen.

    Tymoshenko kalah tipis hanya empat persen, sementara 1,2 persen suara dinyatakan gugur. Pemilihan umum putaran kedua ini diikuti 69 persen pemilih. Menurut pejabat Komisi, hasil akhir pemenang akan diumumkan pada 17 Februari pekan depan. Hasil tersebut serta merta ditolak para pendukung Tymonshenko. Mereka akan melakukan perlawanan hukum.

    Tidak seperti pada pemilihan putaran pertama, kali ini sejumlah pengamat internasional terlibat dalam pengamatan pemilihan umum putaran kedua agar berlangsung bebas dan terbuka. Duta besar AS langsung memberikan ucapan selamat seraya berkata, " Sebagai sebuah langkah maju untuk perbaikan demokrasi di Ukraina."


    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?