PM Haiti: Gempa Membunuh 200 Ribu Rakyat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan perdamaian PBB asal Uruguay berusaha mengatasi keributan dalam pembagian makanan di Port-au-Prince, Haiti (26/1). Keributan terjadi saat warga antre untuk mendapatkan beras. AP/Ramon Espinosa

    Pasukan perdamaian PBB asal Uruguay berusaha mengatasi keributan dalam pembagian makanan di Port-au-Prince, Haiti (26/1). Keributan terjadi saat warga antre untuk mendapatkan beras. AP/Ramon Espinosa

    TEMPO Interaktif, Gempa yang menghantam Haiti bulan lalu memakan korban 200 ribu orang, melukai 300 ribu penduduk, menghancurkan 250 ribu rumah dan 30 ribu tempat usaha. Demikian pernyataan Perdana Menteri Haiti Jean-Max Bellerive, Rabu waktu setempat.

    Berita sebelumnya yang dikeluarkan oleh mantan presiden AS Bill Clinton selaku utusan PBB menyebutkan korban tewas mencapai 150 ribu orang akibat getaran gempa 7,0 skala Richter.

    Martin Nesirky, juru bicara Clinton, mengatakan kepada wartawan saat jumpa pers, sekretaris jenderal PBB Ban Ki-moon menginginkan Clinton berperan memimpin upaya bantuan internasional untuk pembangunan kembali Haiti.

    Wartawan Al Jazeera Jonah Hull melaporkan dari Port-au-Prince, PBB mengharapkan Clinton mampu memimpin tidak hanya memenuhi kebutuhan Haiti melainkan juga pembangunan kembali Haiti dalam waktu yang lama.

    Clinton mengatakan, dia akan mengembalikan rakyat Haiti hidup normal dan melakukan kegiatan sebagaimana mestinya.

    "Mereka, para pemimpin di sana ingin membangun negara modern. Saya bersama PBB akan membantu sekuat tenaga untuk mewujudkannya." kata Clinton.

    Clinton, pekan lalu, mendesak para bos perusahaan di World Economic Forum di Davos untuk menggunakan bencana Haiti sebagai kesempatan mengangkat generasi bangsa yang hancur dan mengeluarkan negeri itu dari kemiskinan.

    Menurut Clinton diperlukan dana besar untuk membangun kembali Haiti. Oleh sebab itu, para pemimpin perusahaan harus bahu membahu meringankan beban yang ada di Haiti.

    ALJAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.