Pemimpin Taliban Pakistan Hakimullah Mehsud Diduga Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -Pemimpin Taliban Pakistan, Hakimullah Mehsud diduga menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak pada 17 Januari 2010, sesudah selamat dari serangan serupa beberapa hari sebelumnya di dekat perbatasan Afghanistan.

    Demikian dikatakan pejabat sandi Pakistan hari ini (31/1). Pejabat itu menyatakan menerima laporan tak terpastikan, bahwa ia kemungkinan meninggal akibat luka yang dideritanya, setelah pesawat tak berawak menyerang dua kendaraan pembawa pejuang di Waziristan Utara.

    Televisi negara Pakistan sebelumnya melaporkan bahwa Hakimullah tewas dan sudah dimakamkan. Juru bicara tentara menyatakan tidak mempunyai keterangan atas laporan tentang kematian Hakimullah.

    Walaupun kematiannya kemungkinan menciptakan kekacauan di Taliban Pakistan, pengulas menyatakan tidak akan menjadi pukulan telak pada kelompok yang berperang untuk menumbangkan pemerintah dukungan Amerika Serikat itu.

    Taliban Pakistan, yang terkait dengan Alqaida, mengeluarkan rekaman suara pada 16 Januari, yang diduga dari Hakimullah. Isi rekaman itu yakni membantah bahwa ia tewas akibat serangan pesawat Amerika Serikat tak berawak dua hari sebelumnya.

    Sosok Hakimullah tampil sesudah muncul di video perpisahan dengan pembom jibaku, yang menewaskan tujuh pegawai badan sandi Amerika Serikat CIA di Afghanistan pada 30 Desember.

    Pejabat sandi itu menyatakan laporan tersebut menunjukkan bahwa Hakimullah dibawa ke wilayah suku Orakzai sesudah serangan pesawat tak berawak atas kedua kendaraan tersebut dan bahwa ia mungkin sudah tewas atau luka.

    Juru bicara Taliban sebelumnya menyatakan Hakimullah di kawasan Shaktoi ketika serangan itu terjadi, namun meninggalkan tempat tersebut satu jam sebelum serangan itu.

    Kelompok Taliban Pakistan pada Minggu membantah duga-duga baru, yang menyebutkan bahwa Hakimullah tewas akibat serangan. Sementara itu, tentara menyatakan menyelidiki laporan kematian Hakimullah akibat serangan peluru kendali Amerika Serikat.


    ANGIOLA HARRY | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.