PBB Setuju Penambahan Pasukan Keamanan dan Polisi ke Haiti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penjaga keamanan pribadi, berdiri di depan sebuah toko yang terbakar di Port-au-Prince, haiti (20/1). PBB akan menambah pasukan penjaga keamanan untuk mengatasi ganguan kemanan pasca gempa di Haiti. REUTERS/Carlos Barria

    Seorang penjaga keamanan pribadi, berdiri di depan sebuah toko yang terbakar di Port-au-Prince, haiti (20/1). PBB akan menambah pasukan penjaga keamanan untuk mengatasi ganguan kemanan pasca gempa di Haiti. REUTERS/Carlos Barria

    TEMPO Interaktif, New York - Dewan Keamanan PBB, Selasa, dengan suara bulat menyetujui penambahan 3500 pasukan untuk menjaga keamanan di Haiti. Puluhan ribu korban bencana kini telantar, kekurangan air dan makanan. Mereka tidur di jalan dan tenda darurat menunggu bantuan intrnasional.

    Resolusi yang disetujui Dewan Keamanan PBB yakni penambahan 2000 tentara untuk memperkuat 7000 pasukan perdamaian yang sudah ada dan 1500 polisi sebagai tambahan 2100 satuan tugas polisi internasional.

    Menurut Kepala Pasukan Keamanan PBB, Alain Le Roy, penambahan itu sangat diperlukan untuk mengawal konvoi bantuan internaional agar tidak dijarah para bandit. Untuk sementara sambil menunggu pasukan tambahan PBB, kata Le Roy, Republik Dominika mengirimkan 800 pasukan setingkat batalion. Mereka akan tiba pekan ini.

    Asisten Sekretaris Jenderal PBB Edmond Mulet mengatakan, 20 polisi Chili akan tiba di Haiti disusul pasukan Brazil dan polisi Perancis. "Saat ini 3500 pasukan sudah berada di Port au Prince untuk berpatroli dan mengawal konvoi bantuan," jelas Mulet.

    Dari Kanada dikabarkan, sekitar 2000 pasukan Kanada terdiri dari angkatan darat dan udara segera merapat ke Haiti, termasuk dua kapal perang. Demikian penjelasan Menteri Pertahanan Peter MacKay.

    Korban bencana di Haiti diperkirakan lebih dari 200 ribu orang. Sementara korban yang selamat dan luka-luka kini sebagian besar terlantar. Mereka tidur di jalanan dan tenda-tenda darurat kekurangan makanan, minuman, dan obat-obatan.

    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.