Konflik Islam-Kristen di Nigeria, 26 Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AFP|LEON NEAL

    AFP|LEON NEAL

    TEMPO Interaktif, Pasukan keamanan Nigeria melakukan patroli di Kota Jos, menyusul bentrok berdarah antara kaum Kristen dan Islam. Sedikitnya 26 orang tewas dan 100 lainnya terluka. Demikian penjelasan pejabat setempat.

    Menurut The Assosiated Press, konflik bermula dari ulah para pemuda Muslim menembakkan senjata ke arah gereja yang dipadati umat Kristiani. Selanjutnya kerusuhan berlanjut, sejumlah masjid dan rumah terbakar. Namun dalam laporannya, kantor berita AFP menyebutkan para pelaku baik penyerang gereja dan pembakar masjid tidak ditahan.

    Polisi mengatakan, Senin, kini situasi sudah bisa diatasi. "Pasukan keamanan sukses mengatasai keadaan, situasi kota aman," kata Mohammed Lerema, juru bicara kepolisian Negara Bagian Palteau kepada AFP.

    Jos adalah ibu kota Palteau dengan penduduk 500 ribu. Akhir-akhir ini kerap disulut konflik agama. November 2008 lalu, ratusan orang tewas di Jos dalam pertempuran dua hari yang berbau agama. Konflik itu bermula dari kekalahan Partai Rakyat Muslim Nigeria melawan partai politik yang didominasi Kristen, Partai Demokratik Rakyat.

    Sumber pemerintahan menyebutkan, akibat konfilk tersebut 200 orang kehilangan nyawa namun sumber lain mengatakan jumlahnya dua kali lipat.

    Bulan lalu, sediktinya 40 orang tewas akibat bentrok antara petugas keamanan melawan kelompok keagamaan di negara bagian Bauchi. Penduduk Nigeria memeluk agama Kristen dan Islam, namun secara tradisionalnya sesungguhnya mereka animis.

    ALJAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?