Hampir Rp 10 Triliun Hadiah Natal di Australia Mubazir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung dan anaknya melihat pohon Natal raksasa yang terbuat dari 500 lolipop setinggi 2 meter di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (4/12). Area tersebut nantinya akan dijadikan area untuk berfoto. TEMPO/Andika Pradipta

    Seorang pengunjung dan anaknya melihat pohon Natal raksasa yang terbuat dari 500 lolipop setinggi 2 meter di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (4/12). Area tersebut nantinya akan dijadikan area untuk berfoto. TEMPO/Andika Pradipta

    TEMPO Interaktif, Sydney - Berapa banyak hadiah yang tidak diinginkan yang didapat di bawah Pohon Natal? Jika anda orang Australia, jumlah itu cenderung lebih dari satu, jumlah total secara nasional mencapai 20 juta hadiah "tidak berguna" hadiah.

    natalMenurut survei, yang dibuat oleh pasar online eBay, penduduk Australia menghabiskan A $ 8,5 miliar atau lebih dari Rp 71 triliun untuk membeli hadiah Natal ini. Namun hampir Rp 10 triliun hadiah itu akan ditaruh begitu saja atau entah akan dibiarkan menjadi tumpukan bersama debu di lemari, menjadi kado lagi, ditukarkan atau dijual.

    Contoh hadiah yang tidak diinginkan berkisar, antara lain pakaian dalam, kaus kaki, produk-produk mandi dan makanan anjing dan mangkuk anjing dan krim selulit. Survei di eBay, lebih dari 1.200 orang juga menemukan bahwa lebih banyak perempuan daripada laki-laki menerima hadiah yang tidak diinginkan tahun ini. Sementara pemuda berusia antara 18 - 24 tahun mendapat hadiah paling diinginkan, yang mereka cenderung untuk membuang atau menyembunyikannya.

    Survei sebelumnya menunjukkan bahwa lebih dari 825.000 hadiah akan langsung masuk ke dalam tempat sampah pada malam Natal di Australia karena mereka membencinya.

    Menurut survei oleh Melbourne Institute dan Westpac bank, meski ekonomi Australia yang masih berjuang untuk menghilangkan efek dari krisis keuangan global, ternyata lebih dari sepertiga orang Australia merencanakan menghabiskan uang mereka untuk hadiah Natal tahun ini, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.


    REUTERS| NUR HARYANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.