Mahathir Kritik Media Massa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahathir

    Mahathir

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengkritik media massa. Menurutnya, media kadangkala keliru membentuk persepsi publik, termasuk persepsi mereka yang salah terhadap situasi politik suatu negara. 

    "Itu karena masyarakat yang setiap hari membaca atau menyaksikan laporan media," katanya dalam seminar hadapi krisis global dan perspektif media massa di Kuala Lumpur Convention Centre,  Selasa (8/12) . 

    Menurut dia, media asing juga sering salah memberitakan bahwa Malaysia beberapa tahun diperintah seorang diktator yang gampang menangkap orang dan memenjarakannya tanpa diajak bicara sehingga ramai orang takut datang ke Malaysia. Padahal, Mahathir menambahkan, begitu mereka datang ke airport terpaksa menukar persepsinya karena ternyata tidak benar. Jadi, menurut dia, salah paham ini harus diatasi dengan pendekatan memadai. 

    "Ibarat tak kenal maka tak cinta," kata Mahathir di hadapan 200 undangan.

    Mahahtir mengaku paham bahwa, "Bagi media bad news is good news, tapi alasannya jangan mengutamakan keuntungan dan melihat sisi nilai jualnya saja," katanya. Di Malaysia pemerintah terpaksa melakukan tindakan tertentu terhadap media yang beritanya bisa menimbulkan gesekan atas perkauman atau etnis.kalau didiamkan bisa menimbulkan kekacauan. 

    "Jadi, kami terpaksa hentikan usaha mereka, masih ada lesson terhadap pers di sini. Kalau indon ada freedom of the pers alhamdulilah," ujarnya. Namun dia yakin ada tanggungjawab terhadap negara karena negara butuh ketenangan," katanya. 

    Wahyu Muryadi (Kuala Lumpur)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.