Wikileaks Ungkap Pesan 11 September

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, New York -Sebuah grup aktivitas Wikileaks mengungkap 573 ribu pesan alat komunikasi pager, yang dikirim pada 11 September 2001.

    Pesan itu berisi peringatan bahwa menara kedua Gedung World Trade Center telah runtun hingga pesan biasa.

    Berikut isi pesan Wikileaks tersebut, "Second World Trade Center tower collapses" (Menara kedua World Trade Center runtuh) dan "I'm ok & love you..xoxoxoxoxoxoxoxox." (Aku baik-baik saja dan mencintaimu ....)

    Menurut juru bicara grup Wikileaks di Berlin, Jerman, Daniel Schmitt mengatakan beberapa pesan dikirim oleh penyelidik federal Amerika Serikat (FBI), pihak pemerintahan lokal dan sebagian dari masyarakat biasa, termasuk pesan ungkapan kepanikan luar biasa dari seorang yang terjebak di dalam gedung.

    Beberapa pesan yang terekam oleh alat Skytel, yang berkaitan dengan kekalutan saat peristiwa 11 September tersebut adalah "DO NOT GET ON THE PATH TRAIN...THE WORLD TRADE CENTER IS ON FIRE" (Jangan masuki jalur kereta...World Trade Center sedang terbakar).

    Kemudian "President has been rerouted wont be returning to washington but not sure where he will go" (Presiden telah merubah rute tak akan kembali ke Washington tapi entah kemana dia akan pergi).

    Kemudian ada pula pesan yang emosional, "THIS IS MYRNA, I WILL NOT REST UNTIL YOU GO HOME, THE SECOND TOWER IS DOWN, I DON'T WANT TO HAVE TO KEEP CALLING YOU AFTER EVERY EVENT. PLS JUST GO HOME." (Ini Myrna, saya tak akan bisa beristirahat sebelum kamu pulang, menara kedua sudah runtuh, saya tak sanggup terus menghubungimu setelah mengetahui peristiwa demi peristiwa terjadi, pulanglah segera).

    Daniel mengatakan Wikileaks mendapatkan pesan tersebut dari dokumen pemerintahan dan berkas penuntututan hukum. Pihaknya juga siap dengan segala resiko, namun tujuan utama Wikileaks adalah mengungkapkan peristiwa 11 September yang mencekam tersebut ke publik.

    Menurut Daniel, dengan pengungkapan pesan alat komunikasi pager tersebut, masyarakat dapat menggambarkan kepanikan dan mencekamnya suasana saat peristiwa terjadi.


    AP/ANGIOLA HARRY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.