Koban Tewas Ledakan di Area Penambangan Cina Jadi 87 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Herbin -Jumlah korban tewas akibat ledakan besar di kawasan penambangan di utara Cina bertambah menjadi 87 orang. Sebelumnya, saat ledakan terjadi pada Sabtu (21/11) dini hari sekitar pukul 02.30 waktu setempat, jumlah korban tewas tercatat 76 orang.

    Hari ini (Minggu, 22/11) petugas penyelamat di Heilongjiang mengevakuasi 21 penambang tewas yang terperangkap di lubang yang mereka gali. Kondisi tubuh para penambang tewas tersebut beku, karena suhu yang sangat dingin di lubang tersebut.

    Kawasan pertambangan Xingxing tersebut dekat dengan perbatasan antara Cina dan Rusia. Menurut keterangan pers juru bicara kantor Administrasi Bagian Keselamatan Kerja, saat ledakan terjadi ada 528 orang yang tengah bekerja disana.

    Dari jumlah tersebut, 418 orang berhasil meloloskan diri dari kawasan pertambangan, sehingga diperkirakan ada 110 orang yang masih terjebak di lokasi kejadian.

    Berdasarkan rekaman kamera televisi cuplik (CCTV) perusahaan tersebut, ledakan menimbulkan guncangan sangat keras, bahkan gedung di sekitar penambangan ikut runtuh. Posisi pekerja yang terperangkap di dalam lubang galian itu diperkirakan berada di kedalaman sekitar 500 meter bawah tanah.

    Menurut Pusat Stasiun Meteorologi Cina, suhu di dalam lubang sekitar minus 10 derajat celcius. Salah seorang korban selamat, Wang Xingang mengaku situasi sangat gelap dan pengap.

    "Saya sempat tak sadar. Saat saya siuman, saya mencoba meraih jalan keluar dan beruntung saya selamat," ungkapnya kepada wartawan di lokasi kejadian.

    AP/ANGIOLA HARRY 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.