Mahmoud Abbas Tak Ikut Pemilu Palestina 2010

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Ramallah -Rakyat Palestina terkejut mendengar rencana Presiden Mahmoud Abbas tidak ikut dalam ajang pemilihan umum Januari 2010 mendatang. Hal itu bermula saat Abbas menyesali terjadinya kebuntuan saat melakukan perundingan perdamaian dengan Israel.

    Dia enggan berhadapan lagi dengan perjanjian lainnya, dan meminta pasukan perdamaian masuk ke wilayah asing Timur Tengah. Dengan begitu, pesaing Abbas yang kini tengah ditahan di penjara Israel Marwan Barghouti, 49, akan mendapat kesempatan melaju ke ajang pemilu Palestina.

    Akhir bulan lalu Abbas, 74, mengakui kegagalannya di depan Sekretaris Gedung Putih Hillary Rodham Clinton. Padahal Presiden Amerika Serikat Barack Obama sebelumnya memuji komitmen Abbas menciptakan perdamaian di Timur Tengah. Sumber lain mengatakan, Abbas telah dilemahkan oleh pihak anti dirinya di Washington. Pihak tersebut menginginkan Israel ambil bagian perjanjian dengan West Bank, setelah pekan ini Hillary ikut mendukung Israel soal perjanjian itu.  

    Yang dikhawatirkan, jika Abbas tak mampu mencegah campur tangan Israel di West Bank, maka rakyat Palestina akan berpaling dari dia dan partainya. Dan itu akan memuluskan Barghouti dari Hamas melaju dan menang di pemilu. Pasalnya, jika Fattah mundur dari pemilu, maka satu-satunya peserta tunggal di ajang tersebut hanya Hamas.

    Barghouti, dikabarkan akan segera keluar dari penjara Israel. Barghouti yang sempat menjadi pujaan kelompok perdamaian Israel tersebut berubah menjadi militan. Sejak bergabung dengan Hamas, dia menjadi musuh utama Israel. Sejak itulah Israel memburunya hingga akhirnya tertangkap 2004 lalu.


    AP/ANGIOLA HARRY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.