Penjagaan Perdamaian di Afghanistan Jalan terus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kabul:Tewasnya dua orang tentara Kanada dalam peledakan di Kabul tidak akan menghalangi misi Pasukan Penjaga Keamanan di Afghanistan. Hal itu diungkapkan Wakil Komandan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF), Mayor Jenderal Andrew Leslie, di Kabul, Jumat (3/10). "Pasukan ISAF telah memahami bahwa terkadang dibutuhkan pengorbanan untuk membantu orang lain," ujar Leslie di kamp pasukan Kanada, Kamp Julian, di Kabul bagian barat.

    Dua orang tentara Kanada tersebut tewas saat kendaraan mereka menginjak bahan peledak ketika melakukan patroli di perbukitan sekitar Kamp Julian. Tiga orang tentara lainnya, yang berada di kendaraan kedua, mengalami luka berat. Tewasnya kedua orang tentara tersebut menambah jumlah total tentara ISAF yang tewas sejak berdirinya pada Desember 2001, menjadi 82 orang.

    Namun, Leslie menegaskan, peristiwa itu tidak akan menghentikan misi pasukan ISAF, yakni menjaga perdamaian dan keamanan di ibu kota Afghanistan pasca jatuhnya rezim Taliban. "Kami sadar, kami sedang menjalankan misi berbahaya di salah satu bagian dunia yang berbahaya. Keadaan bahaya itulah yang membuat kehadiran ISAF, NATO dan tentara Kanada sangat dibutuhkan disini," kata Leslie.

    AFP/Siti Masriyah - Tempo News Room


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.