Korban Topan Morakot 376 Orang Tewas dan 254 Hilang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Taipei – Pemerintah Taiwan pada hari Selasa mengkonfirmasikan bahwa korban tewas akibat Topan Morakot ada 376 orang. Sementara 254 orang hilang setelah topan itu menyapu Taiwan dua minggu yang lalu, yang menjadi banjir terburuk dalam sejarah pulau itu.


    Angka-angka terbaru yang dikonfirmasi termasuk 238 orang tewas dari kawasan paling parah terkena topan, yakni di desa Hsiaolin. Angka kematian ini kemungkinan bisa naik lebih tinggi lagi, setelah badan keselamatan nasional juga mencantumkan 60 mayat dan atau bagian tubuh yang belum diidentifikasi. Topan menyerang pulau Taiwan awal bulan ini, yang menyebabkan banjir dan tanah longsor sehingga menenggelamkan rumah-rumah dan jalan-jalan dan menghancurkan jembatan.

    Presiden Ma Ying-jeou telah mengumumkan abhwa Topan Morakot merupakan badai terburuk yang perna menyerang Taiwan. Presiden mengatakan bahwa skala kerusakan lebih parah dari pada tahun Topan tahun 1959, yang menewaskan 667 orang dan sekitar 1.000 orang hilang.

    Bencana alam paling mematikan dalam sejarah pulau itu adalah gempa berkekuatan 7,6 yang diklaim sekitar 2.400 jiwa pada bulan September 1999.


    AP| NUR HARYANTO




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.