Suu Kyi Akhirnya Divonis 18 Bulan Tahanan Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Tokoh prodemokrasi Burma Aung San Suu Kyi, Selasa (11/8) hari ini, akhirnya mendapatkan kepastian vonis 18 bulan tahanan rumah, dari pengadilan junta militer Burma.

    Hukuman ini berarti kurang dari tuntutan Jaksa, yang menuntut Suu Kyi hukuman lima tahun penjara atas kasus masuknya seorang warga Amerika tak dikenal, bernama John William Yettaw, pada awal Mei 2009, kedalam rumahnya tanpa ijin, setelah merenangi danau Inya Lake yang mengelilingi rumah Suu Kyi, dan tinggal didalamnya selama dua hari. 

    Pemerintah junta Burma mengatakan kehadiran Yettaw telah melanggar status tahanan rumah Suu Kyi yang dilarang menerima tamu tanpa ijin.

    Pengadilan yang sama juga menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara dengan kerja paksa kepada John William Yettaw.

    Pengadilan ini diselenggarakan sejak tanggal 18 Mei 2009 lalu, di komplek penjara Insein, Yangon, sebuah penjara yang dihuni ratusan tahanan politik, dan dijaga ketat terhadap pengunjung sidang. Setelah beberapa kali vonis tertunda-tunda, akhirnya hari ini keputusan dikeluarkan.

    Pembela Suu Kyi menghadirkan dua orang saksi untuk meringankan Suu Kyi, tidak sebanding dengan belasan saksi lain yang diundang jaksa yang memberatkan posisi Suu Kyi.

    Para pendukung Aung San Suu Kyi dari National League of Democratic mengatakan pengadilan ini sengaja dibuat oleh Junta untuk menghalangi Suu Kyi ikut berpartisipasi dalam Pemilu yang direncanakan akan diadakan pada tahun 2010. Sampai saat ini Junta juga belum mengeluarkan pengumuman resmi kapan Pemilu itu akan diadakan, dan siapa pesertanya. Dan masih belum jelas, apakah status Suu Kyi ini akan membuatnya ia tidak boleh terlibat dalam Pemilihan umum itu.

    Para pengacara Suu Kyi, penerima hadiah Nobel Perdamaian, masih diberi waktu 60 hari untuk menerima keputusan ini atau mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

    Suu Kyi sejak tahun 1990 berada dalam status tahanan politik, setelah ia memenangi pemilihan umum demokratis 1990 yang dianulir oleh Junta militer. Semula ia berada dalam penjara, namun sejak tahun 1996 atas jasa diplomasi Ali Alatas, ia berubah statusnya menjadi tahanan rumah, dan tinggal dirumahnya dipinggir dana Inya Lake, Yangon, yang masih berada dalam kompleks kampus Yangon University. Dengan hukuman baru ini, berarti Suu Kyi akan melanjutkan statusnya sebagai tahanan rumah, yang seharusnya sudah berakhir pada bulan Mei 2009 lalu.

    CNN l WAHYUANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...