Cina Eksekusi Bekas Kepala Bandara Beijing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah Cina mengeksekusi bekas direktur bandar udara Beijing  hari Jumat akibat korupsi. Eksekusi dilakukan atas Li Peiying, 60, setelah Mahkamah Agung menolak kasasi Li yang terbukti bersalah menerima suap sebesar US$4 miliar dan menggunakan dana pemerintah sebesar US$12 juta sejak tahun 1995 oleh pengadilan tingkat menengah.

    Langkah Cina untuk memerangi korupsi cukup radikal karena menerapkan hukuman mati termasuk bagi para pejabat pemerintah. Tidak ada laporan resmi soal jumlah orang yang diekskusi akibat korupsi namun  hukuman itu juga berlaku untuk kasus lain. Tahun ini dilaporkan pemerintah Cina menjadwalkan 5.000 eksekusi.

    Dua hari sebelum eksekusi itu dilaksanakan muncul kabar bahwa kepala badan tenaga nuklir Cina mulai diperiksa atas tuduhan korupsi.

    Pengelola bandara yang dipimpin Li adalah perusahaan pemerintah yang mengatur aset bernilai 100 miliar yuan pada 30 bandara di sembilan provinsi.

    BBC | RONALD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.