Penangkapan Tersangka Teroris Australia Tak Terkait Bom Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Melbourne - Perdana Menteri Australia Kevin Rudd menegaskan penangkapan empat orang tersangka teroris di negerinya tidak terkait dengan pengeboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, pada 17 Juli lalu.

    Rudd juga memuji penangkapan yang dilakukan dalam operasi gabungan aparat keamanan Australia. “Saya memuji lembaga-lembaga yang bergabung dan berkoordinasi sehingga bisa menghasilkan penangkapan pagi ini,” ujar Rudd.

    Kendati demikian, Rudd mengatakan penangkapan tersebut menjadi peringatan kepada warga Australia bahwa ancaman serangan teroris tetap ada.

    Pada Selasa (4/8) pagi, polisi Australia menggelar operasi gabungan anti-teroris. Dalam operasi tersebut, polisi menahan empat orang tersangka teroris. Polisi juga mengklaim telah menggagalkan serangan teroris yang direncanakan oleh para tersangka.

    Meski demikian, Rudd mengatakan status keamanan terhadap ancaman teroris tetap berada di level medium, seperti yang diterapkan sejak 2003.

    Kepolisian Australia menduga para tersangka merupakan bagian dari kelompok yang menamakan dirinya Al-Shabaab di Somalia. Menurut kepolisian Australia, para tersangka berencana menyerang barak militer di Australia dengan target membunuh tentara Australia sebanyak mungkin.

    Ahli terorisme dari Australia, Clive Williams, mengatakan Amerika Serikat menuding kelompok Al-Shabaab memiliki keterkaitan dengan Al-Qaidah di masa lalu. Clive menambahkan Al-Shabaab diduga terlibat pengeboman di Nairobi, Kenya, pada 1998.

    REUTERS| ABC| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.