Kunjungan Warga Australia ke Indonesia Tak Terpengaruh Bom Carlton-Marriott

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Melbourne - Jumlah kunjungan warga Australia ke Indonesia tidak terpengaruh ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jakarta. Padahal, pemerintah Australia menyarankan warganya tidak mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat. 

    Juru bicara maskapai penerbangan Jetstar Simon Westaway mengatakan tidak ada pembatalan tiket penerbangan dari warga Australia yang berencana mengunjungi Indonesia. Menurut Westaway, warga Australia merespons dengan tenang ancaman serangan teroris.

    "Apakah kejadian itu (ledakan bom Carlton-Marriott) mencegah orang untuk pergi dan memesan tiket hari ini, itu sulit dipastikan," ujar Westaway seperti dikutip The Age, Senin (20/7).

    Hal senada diungkapkan Sales Manager Garuda Melbourne Ian Murton. Ia mengatakan kemarin hanya ada satu pembatalan tiket ke Bali. Itu pun karena sang calon penumpang sakit.

    "Saat ini, kami masih memonitor telepon yang masuk. Kami belum menerima reaksi negatif. Tetapi beberapa orang memesan tiket melalui distributor dan agen perjalanan," ujar dia.

    Juru bicara Virgin Blue mengatakan maskapai mereka belum melihat ada dampak dari ledakan bom Carlton-Marriott terhadap pemesanan tiket ke Bali.

    Ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton pada Jumat (17/7) menewaskan sembilan orang, tiga di antaranya warga Australia.

    THEAGE.COM.AU| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.