Selandia Baru Belum Tahu Warganya Jadi Korban Luka Bom Carlton-Marriott  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah Mobil Gegana Polisi meninggalkan Hotel Four Season, usai melakukan penyisiran  di  Jakarta, Minggu (19/7). Hotel tersebut mendapat ancaman bom dari penelepon yang diterima petugas  hotel tersebut. ANTARA/Ujang Zaelani

    Sebuah Mobil Gegana Polisi meninggalkan Hotel Four Season, usai melakukan penyisiran di Jakarta, Minggu (19/7). Hotel tersebut mendapat ancaman bom dari penelepon yang diterima petugas hotel tersebut. ANTARA/Ujang Zaelani

    TEMPO Interaktif, Auckland - Pemerintah Selandia Baru belum mengetahui ada warga mereka yang menjadi korban luka dalam ledakan bom JW Marriott dan Ritz Carlton di Jakarta.

    Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru kepada NZPA, mereka belum tahu informasi mengenai warga mereka yang menjadi korban luka.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru tersebut mengatakan kepada NZPA, Senin (20/7), staf Kedutaan Besar Selandia Baru telah mengecek ke seluruh rumah sakit tiga kali. Akan tetapi, mereka tidak menemukan ada warga Selandia Baru yang menjadi korban ledakan bom JW Marriott dan Ritz Carlton.

    Sebelumnya, beredar berita di media massa Indonesia yang menyebutkan ada seorang warga Selandia Baru menjadi korban luka. Ia merupakan salah satu dari 16 warga asing di Indonesia yang menjadi korban luka.

    Pada Jumat (17/7), dua bom meledak di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di Kuningan, Jakarta Selatan. Akibat ledakan tersebut, sembilan orang tewas, empat di antaranya merupakan warga asing.

    3NEWS.CO.NZ| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...