Dunia Kutuk Serangan Bom Marriott, Kevin Rudd Sampai Sakit Perut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Para pemimpin negara-negara di dunia mengutuk dan menyatakan keprihatinannya atas ledakan bom di Hotel Marriott dan Hotel Ritz-Carlton, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7) pagi, yang mengakibatkan sembilan orang meninggal dan sekitar 60 orang terluka.

    Perdana Menteri Australia Kevin Rudd menyatakan dua warganya ikut terluka dalam ledakan ini, dan mengaku begitu mendengar berita serangan bom ini, membuat terserang rasa sakit perut. "Dimana pun ada serangan (teror) itu adalah serangan kepada kita semua," ujar Kevin Rudd, "ada serangan teroris terhadap sahabat kita Indonesia adalah berarti juga serangan kepada kita sebagai tetangganya."

    "Serangan terorisme merupakan perbuatan pengecut. Itu merupakan pembunuhan. Itu adalah sebuah tindakan barbar yang melanggar prinsip-prinsip kemanusian," ujar Kevin Rudd. Pemerintah telah megeluarkan travel warning-nya, dan meminta kepada para warganegaranya yang ingin berkunjung ke Indonesia untuk mempertimbangkan kembali rencana kepergiannya.

    Menteru Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton, yang sedang dalam perjalanan kunjungannya ke India dan Thailand, mengutuk serangan terorisme ini dan mengatakan bahwa itu merupakan serangan yang tidak berperasaan, dan menggaris bawahi bahwa ancaman terorisme global masih merupakan bahaya yang nyata. "Kami mengutuk serangan yang tidak berperasaan ini, dan kami siap membantu Indonesia jika diminta," ujar Clinton. "Serangan ini menunjukkan tingginya ancaman ekstrimis, dan ancaman terorisme tetap merupakan tantangan yang nyata,' ujar Clinton.

    Uni Eropa juga mengutuk serangan ini yang dikatakan sebagai tindakan yang brutal, dan mengucapkan rasa belasungkawa yang mendalam kepada para korban, ujar sebuah statemen Uni Eropa yang dikeluarkan dari kedutaan Swedia di Jakarta.

    Di Selandia Baru, Perdana Menteri John Key, juga telah mengkonfirmasikan bahwa salah seorang warganegaranya telah menjadi korban dalam serangan ini. "Saya melihat ini merupakan serangan yang dirancang untuk membunuh dan melukai orang-orang yang tidak berdosa," ujar John Key.

    Sedangkan dari negara-negara di Asia Tenggara, Philipina menyatakan rasa belasungkawa yang mendalam dan menyatakan Manila akan bekerjasama dengan Jakarta untuk melawan terorisme. "Kami sangat sedih mendengar berita ini. Ini adalah serangan kedua terhadap Hotel Marriot di Jakarta," ujar jurubicara Presiden Gloria Macapagal Arroyo, Gary Olivar.

    Dari Singapura, Menteri Luar Negeri mengatakan serangan ini membuktikan bahwa terorisme masih merupakan ancaman yang nyata dan terus mengancam semua negara.

    Di Thailand, menteri luar negeri mengatakan rasa bela sungkawa yang dalam atas serangan ini dan mengutuknya otak di belakang serangan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang yang tak berdosa. Kedutaan Thailand juga telah mengeluarkan peringatan kepada seluruh warganya yang ada di Indonesia untuk hati-hati dan menghindari tempat-tempat keramaian.

    Bos Manchester United, klub sepakbola papan atas Inggris, Alex Ferguson, yang sedianya akan berkunjung ke Indonesia dan menginap di Hotel Ritz Carlton menyatakan sangat shok atas terjadinya peristiwa ini. "Kami baru saja mendapatkan berita setelah turun dari pesawat (di Kuala Lumpur), dan kami sangat kaget sekaligus prihatin, karena sebelumnya kami belum pernah berkunjung ke Indonesia," ujar Sir Alex Ferguson.

    AFP l WAHYUANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.