Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mesir dan Yordania Mengecam Serangan Israel di Kamp Pengungsi Nuseirat

image-gnews
Orang-orang membawa jenazah seorang warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel kei sekolah UNRWA yang menampung para pengungsi, di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, 6 Juni 2024. REUTERS /Reuters TV
Orang-orang membawa jenazah seorang warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel kei sekolah UNRWA yang menampung para pengungsi, di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, 6 Juni 2024. REUTERS /Reuters TV
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mesir dan Yordania mengecam serangan Israel terhadap kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah pada Sabtu, 8 Juni 2024. Serangan itu menewaskan 210 orang dan melukai lebih dari 400 orang. 

“Mesir mengutuk dengan sekeras-kerasnya serangan Israel terhadap kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza bagian tengah, yang mengakibatkan tewasnya lebih dari 150 warga sipil Palestina dan ratusan lainnya luka-luka,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir.

Kementerian Luar Negeri Mesir menyebut serangan itu sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap semua ketentuan hukum internasional, hukum humaniter internasional, dan semua nilai dan hak asasi manusia.”

Pemerintah Mesir menganggap Israel “bertanggung jawab secara hukum dan secara etika” atas agresi tersebut, dan menuntut kepatuhan Israel sebagai kekuatan pendudukan di Palestina untuk menghentikan penargetan terhadap warga sipil serta penghancuran infrastruktur. Kementerian tersebut selanjutnya meminta “pihak-pihak internasional yang berpengaruh” dan Dewan Keamanan PBB untuk segera campur tangan guna menghentikan serangan Israel di Gaza.

Israel masih melancarkan serangan di Gaza sejak tahun lalu, menewaskan sedikitnya 36.801 orang dan melukai 83.630 orang lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Lebih dari sebagian populasi Gaza telah menjadi pengungsi internal, dan mereka menghadapi bencana kelaparan di tengah sulitnya akses bantuan kemanusiaan.

Kampanye militer itu dilakukan setelah Hamas menyerbu Israel selatan pada 7 Oktober 2023, menewaskan 1.139 orang dan menyandera lebih dari 250 orang lainnya, menurut penghitungan Al Jazeera berdasarkan angka resmi Israel. Tel Aviv telah menduduki wilayah Palestina, termasuk Gaza yang diperintah oleh Hamas dan Tepi Barat yang diperintah oleh Otoritas Palestina (PA), sejak 1967. Kedua wilayah tersebut sebelumnya berada di bawah kuasa Yordania.

Militer Israel pada hari Sabtu, 7 Juni 2024, melancarkan serangan udara terbaru di kamp pengungsi Nuseirat yang menewaskan 210 orang dan melukai 400 lainnya, menurut pejabat Hamas. Bersamaan dengan serangan tersebut, pasukan Israel juga menjalankan operasi penyelamatan empat orang warga negara mereka yang disandera Hamas sejak 7 Oktober 2023.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Belum jelas apakah penyelamatan sandera dan serangan udara Israel merupakan bagian dari operasi yang sama, namun keduanya terjadi di al-Nuseirat di Gaza. Al-Nuseirat merupakan sebuah wilayah padat penduduk dan sering menjadi sasaran konflik dalam pertempuran antara Israel dan Hamas.

Kementerian Luar Negeri Yordania menganggap serangan tersebut sebagai “praktik yang mencerminkan penargetan sistematis warga sipil Palestina, pelanggaran Israel yang terus-menerus terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional, dan kelanjutan dari kejahatan perang.” Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut menegaskan kecamannya atas serangan Israel yang terus-menerus di Gaza, menyebutnya sebagai genosida.

Senada dengan Mesir, Yordania menyerukan “seluruh masyarakat internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB” untuk segera mengambil tindakan untuk menghentikan “kejahatan perang” yang dilakukan Israel di Gaza dan untuk mewajibkannya mematuhi aturan hukum internasional. Kantor media pemerintah yang dikelola Hamas mengatakan serangan udara Israel juga menargetkan kamp al-Bureij dan al-Maghazi di Gaza tengah, bertepatan dengan serbuan tiba-tiba kendaraan di timur dan barat laut Nuseirat.

ANADOLU | REUTERS

Pilihan editor: Masih Jalani Kemoterapi, Kate Middleton Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Parade Militer

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hamas Menarik Diri dari Perundingan Gencatan Senjata di Gaza

5 jam lalu

Hamas Menarik Diri dari Perundingan Gencatan Senjata di Gaza

Pembantaian di kamp pengungsi oleh Israel membuat Hamas menarik diri dari perundingan soal gencatan senjata.


RI Kutuk Pembantaian Israel di Kamp Pengungsi yang Tewaskan 90 Orang Palestina

7 jam lalu

Warga Palestina memeriksa sebuah rumah yang hancur akibat serangan Israel, di tengah konflik Israel-Hamas, di kamp pengungsi Nusairat, di Jalur Gaza tengah, 9 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
RI Kutuk Pembantaian Israel di Kamp Pengungsi yang Tewaskan 90 Orang Palestina

Kementerian Luar Negeri RI mengutuk serangan Israel ke kamp pengungsi Al Mawasi yang menewaskan 90 orang dan melukai 300 orang.


90 Warga Palestina Korban Serangan Israel, Netanyahu Tak Yakin Komandan Hamas Tewas

13 jam lalu

90 Warga Palestina Korban Serangan Israel, Netanyahu Tak Yakin Komandan Hamas Tewas

Serangan Israel menyebabkan 90 orang Palestina tewas. Israel menargetkan komandan Hamas


Serangan Israel Tewaskan 71 Warga Gaza, Hamas Bantah Komandannya di Lokasi Pembantaian

18 jam lalu

Serangan Israel Tewaskan 71 Warga Gaza, Hamas Bantah Komandannya di Lokasi Pembantaian

Klaim media Israel 'dilakukan untuk menutupi skala pembantaian mengerikan yang dilakukan tentara pendudukan,' kata Hamas


Top 3 Dunia: Kronologi Israel Curi Tanah Palestina Hingga Netanyahu Negosiasi Hamas

20 jam lalu

Orang-orang membawa jenazah seorang warga Palestina, saat pemakaman empat warga Palestina yang tewas dalam serangan udara Israel, di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Top 3 Dunia: Kronologi Israel Curi Tanah Palestina Hingga Netanyahu Negosiasi Hamas

Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 13 Juli 2024 diawali oleh kronologi Israel mencuri tanah Palestina selama semester pertama 2024.


Serangan Israel Targetkan Panglima Militer Hamas di Gaza, Tewaskan 50 Warga Palestina

1 hari lalu

Ekspresi wanita pasca serangan Israel di daerah Al-Mawasi di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Serangan Israel Targetkan Panglima Militer Hamas di Gaza, Tewaskan 50 Warga Palestina

Radio Angkatan Darat mengatakan tidak jelas apakah panglima militer Hamas di Gaza, Mohammed Deif, terbunuh dalam serangan di zona aman itu


Netanyahu Dilaporkan Kendalikan Sendiri Negosiasi dengan Hamas

1 hari lalu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri rapat kabinet di Bible Lands Museum di Yerusalem pada 5 Juni 2024. REUTERS
Netanyahu Dilaporkan Kendalikan Sendiri Negosiasi dengan Hamas

Ada ketakutan Netanyahu mencoba menghalangi kesepakatan dengan Hamas menyusul perselisihan antara perdana menteri dan badan keamanan Israel


Israel-Mesir Rundingkan Pengawasan Elektronik di Perbatasan Gaza

1 hari lalu

Kendaraan militer Israel saat memasuki wilayah Rafah,  ketika Israel mengklaim kendali atas perbatasan Rafah di Jalur Gaza selama konfliknya dengan kelompok Islam Palestina Hamas, dalam gambar diam dari video media sosial yang dirilis 7 Mei 2024. ADMMA via REUTERS
Israel-Mesir Rundingkan Pengawasan Elektronik di Perbatasan Gaza

Israel dan Mesir sedang melakukan pembicaraan mengenai sistem pengawasan elektronik di sepanjang perbatasan antara Gaza dan Mesir.


60 Jasad Warga Palestina Ditemukan setelah Serangan Israel di Kota Gaza

2 hari lalu

Warga Palestina melintas di antara bangunan yang hancur setelah pasukan Israel mundur dari kawasan Shejaiya di tengah konflik Israel-Hamas, di bagian timur kota Gaza, 10 Juli 2024. REUTERS/Dawoud Abu Alkas
60 Jasad Warga Palestina Ditemukan setelah Serangan Israel di Kota Gaza

Hamas mengatakan serangan Israel di Kota Gaza telah menyebabkan "lebih dari 300 unit perumahan dan lebih dari 100 bisnis hancur".


Ribuan Ton Sampah Menumpuk di Gaza Mengancam Nyawa Pengungsi

2 hari lalu

Sampah-sampah di salah satu ruangan akibat sudah lama tidak terpakai di aula Red Crescent Society di kota Gaza, 25 Februari 2016. Warga Palestina di jalur Gaza menikmati malam pertama mereka menonton di bioskop sejak ketegangan politik selama 20 tahun yang lalu di wilayah ini. REUTERS/Mohammed Salem
Ribuan Ton Sampah Menumpuk di Gaza Mengancam Nyawa Pengungsi

Polusi lingkungan dan ribuan ton sampah yang menumpuk di Jalur Gaza, mengancam nyawa warga Palestina, termasuk puluhan ribu anak-anak yang kelaparan