Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Paus Fransiskus Minta Maaf atas Laporan Media tentang Penggunaan Kata Homofobik

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum mingguan, di aula Paulus VI di Vatikan, 3 Januari 2024. Media Vatikan/Handout via REUTERS/File Foto
Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum mingguan, di aula Paulus VI di Vatikan, 3 Januari 2024. Media Vatikan/Handout via REUTERS/File Foto
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPaus Fransiskus, yang dikutip secara luas karena menggunakan kata yang sangat menghina untuk menggambarkan komunitas LGBT, tidak bermaksud menggunakan bahasa homofobik dan meminta maaf kepada siapa pun yang tersinggung olehnya, kata Vatikan pada Selasa, 28 Mei 2024.

Sangat jarang seorang Paus mengeluarkan permintaan maaf di depan umum.

“Paus tidak pernah bermaksud menyinggung atau mengekspresikan dirinya dalam istilah homofobik, dan dia meminta maaf kepada mereka yang merasa tersinggung dengan penggunaan istilah yang dilaporkan oleh orang lain,” kata juru bicara Vatikan Matteo Bruni dalam sebuah pernyataan melalui email.

Media Italia, Senin, memberitakan bahwa Paus Fransiskus menggunakan istilah Italia “frociaggine”, yang secara kasar diterjemahkan sebagai “faggotness” atau “faggotry”, ketika ia mengatakan kepada para uskup Italia bahwa ia tetap menentang penerimaan kaum gay menjadi imam.

Situs gosip politik Italia, Dagospia, adalah yang pertama melaporkan dugaan insiden tersebut, yang dikatakan terjadi pada 20 Mei ketika Paus bertemu dengan para uskup Italia secara tertutup.

Sebuah harian, Corriere della Sera, mengutip uskup-uskup yang tidak disebutkan namanya yang berada di ruangan tersebut yang menyatakan bahwa Paus, sebagai seorang Argentina, mungkin tidak menyadari bahwa istilah Italia yang ia gunakan bersifat ofensif.

Bruni mengatakan Paus Fransiskus “mengetahui” berbagai artikel tersebut.

Juru bicara Vatikan menegaskan kembali bahwa Paus tetap berkomitmen untuk menyambut Gereja bagi semua orang, di mana “tidak ada seorang pun yang tidak berguna, tidak ada seorang pun yang berlebihan, (di mana) ada ruang untuk semua orang”.

Komentarnya yang dilaporkan menimbulkan keterkejutan dan kekhawatiran, bahkan di kalangan pendukungnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Vito Mancuso, seorang teolog Italia dan mantan pendeta, mengatakan kepada harian La Stampa bahwa bahasa yang digunakan Paus Fransiskus "tercela dan mengejutkan karena secara terang-terangan bertentangan" dengan pesan-pesannya sebelumnya mengenai isu-isu LGBT.

Paus Fransiskus, yang berusia 87 tahun, telah dipuji karena membuat tawaran besar terhadap komunitas LGBT selama 11 tahun masa kepausannya.

Pada 2013, pada awal masa jabatannya, Paus Fransiskus terkenal dengan pernyataannya: "Jika seseorang gay dan mencari Tuhan serta memiliki niat baik, siapakah saya yang berhak menghakimi?" Tahun lalu dia mengizinkan para pendeta untuk memberkati pasangan sesama jenis, sehingga memicu reaksi keras dari kaum konservatif.

Pada tahun 2018, Paus Fransiskus mengaku melakukan "kesalahan besar" dalam menangani krisis pelecehan seksual di Chile, yang awalnya ia anggap sebagai tuduhan fitnah terhadap seorang uskup yang dicurigai melindungi seorang pendeta predator.

“Saya meminta maaf kepada semua pihak yang telah saya sakiti dan saya berharap dapat melakukannya secara pribadi dalam beberapa minggu mendatang, dalam pertemuan yang akan saya adakan (dengan para korban),” tulisnya dalam surat kepada para uskup di Chile.

REUTERS

Pilihan Editor: Ribuan Warga Prancis Turun ke Jalan, Protes Serangan Israel di Rafah

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bertemu Imam Besar Al Azhar, Megawati Bicara Soal Perdamaian dan Keadilan Global

2 hari lalu

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menandatangani berita acara pelantikan pengurus Jaringan Kota-Kabupaten Tapal Sejarah Bung Karno (Jaket Bung Karno) di Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 31 Mei 2024. Dalam kunjungan yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Lahir Pancasila 2024, Megawati Soekarnoputri mengukuhkan pengurus Jaringan Kota-Kabupaten Tapal Sejarah Bung Karno (Jaket Bung Karno). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Bertemu Imam Besar Al Azhar, Megawati Bicara Soal Perdamaian dan Keadilan Global

Megawati mengapresiasi inisiatif dan prakarsa Imam Besar Al Azhar bersama Paus Fransiskus dalam melahirkan Piagam Human Fraternity.


7 Negara Tersepi di Dunia Berdasarkan Jumlah Penduduk

3 hari lalu

Negara tersepi di dunia, Vatikan. Foto: Canva
7 Negara Tersepi di Dunia Berdasarkan Jumlah Penduduk

Bagi Anda yang menyukai ketenangan, sepertinya cocok untuk berkunjung ke negara tersepi di dunia. Negara ini memiliki jumlah penduduk yang sedikit.


Ignasius Jonan Menjadi Ketua Panitia Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia Awal September 2024

10 hari lalu

Duta Besar Vatikan untuk Indonesia (Nuntius Apostolik), Mgr. Piero Pioppo menyematkan bintang penghargaan kepada Ignasius Jonan di Kedutaan Besar Vatikan, Rabu, 15/11/2023. (Foto: HIDUP/F.Hasiholan Siagian)
Ignasius Jonan Menjadi Ketua Panitia Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia Awal September 2024

Ignasius Jonan jadi ketua panitia kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia pada awal September nanti. Siapa lagi yang terlibat dalam penyambutan?


Catat, Inilah Agenda Paus Fransiskus di Indonesia pada September Mendatang

19 hari lalu

Paus Fransiskus memimpin doa Angelus di Vatikan, 17 Desember 2023. REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Catat, Inilah Agenda Paus Fransiskus di Indonesia pada September Mendatang

Berikut beberapa rencana kegiatan Paus Fransiskus selema berkunjung di Indonesia pada September mendatang.


Paus Fransiskus akan Kunjungi Masjid Istiqlal, Raja Salman hingga Barack Obama Pernah Ke Sini

24 hari lalu

Barack Obama dan Michelle Obama berjalan bersama Imam Yaqub saat mengunjungi masjid Istiqlal, Jakarta. AP /Charles Dharapak
Paus Fransiskus akan Kunjungi Masjid Istiqlal, Raja Salman hingga Barack Obama Pernah Ke Sini

Masjid Istiqlal jadi salah satu tempat kunjungan Paus Fransiskus. Raja Salman, Ebrahim Raisi, hingga Barack Obama pernah mendatanginya.


150 Pemuka Agama Akan Ikuti Pertemuan dengan Paus Fransiskus September Nanti

24 hari lalu

Paus Fransiskus setelah audiensi umum mingguan, di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, 15 November 2023. REUTERS/Remo Casilli
150 Pemuka Agama Akan Ikuti Pertemuan dengan Paus Fransiskus September Nanti

Paus Fransiskus akan datang ke Indonesia dan mengunjungi Masjid Istiqlal pada 5 September 2024. Juga hadiri pertemuan pemuka agama.


Berikut Jadwal Paus Fransiskus Selama Kunjungan ke Indonesia September Nanti

25 hari lalu

Paus Fransiskus memimpin doa Angelus di Vatikan, 17 Desember 2023. REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Berikut Jadwal Paus Fransiskus Selama Kunjungan ke Indonesia September Nanti

Simak fakta lengkap di balik kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Berkunjung ke mana saja selain Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal?


Thailand Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis

25 hari lalu

Anggota komunitas LGBTQ+ bereaksi ketika mereka tiba menghadiri disetujuinya RUU kesetaraan pernikahan dalam pembacaan kedua dan ketiga oleh Senat, yang secara efektif menjadikan Thailand melegalkan pernikahan sesama jenis, di Bangkok, Thailand, 18 Juni 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Thailand Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis

Senat Thailand mendukung RUU kesetaraan pernikahan dengan suara 130 berbanding empat.


Paus Fransiskus Dijadwalkan Berkunjung ke Masjid Istiqlal September 2024

27 hari lalu

Paus Fransiskus memimpin doa Angelus di Vatikan, 17 Desember 2023. REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Paus Fransiskus Dijadwalkan Berkunjung ke Masjid Istiqlal September 2024

Kedatangan Paus Fransiskus adalah untuk religious meeting dengan pemuka agama di Indonesia.


Paus Fransiskus ingatkan Risiko Penggunaan AI terhadap Martabat Manusia

28 hari lalu

Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum mingguan, di aula Paulus VI di Vatikan, 3 Januari 2024. Media Vatikan/Handout via REUTERS/File Foto
Paus Fransiskus ingatkan Risiko Penggunaan AI terhadap Martabat Manusia

Paus Fransiskus menggunakan kesempatan sebagai paus pertama yang berpidato di KTT G7 untuk memperingatkan dunia akan risiko AI terhadap martabat manusia.