Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Uni Eropa Mengecam Serangan Israel ke Fasilitas Kesehatan di Gaza

Reporter

image-gnews
Warga Palestina memeriksa kerusakan di Rumah Sakit Al Shifa setelah pasukan Israel mundur dari Rumah Sakit dan daerah sekitarnya setelah operasi dua minggu, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Kota Gaza 1 April 2024. REUTERS/Dawoud Abu Alkas
Warga Palestina memeriksa kerusakan di Rumah Sakit Al Shifa setelah pasukan Israel mundur dari Rumah Sakit dan daerah sekitarnya setelah operasi dua minggu, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Kota Gaza 1 April 2024. REUTERS/Dawoud Abu Alkas
Iklan

TEMPO.CO, JakartaUni Eropa mengungkap 31 dari total 36 rumah sakit di Gaza rusak atau hancur sejak serangan 7 Oktober 2023. Organisasi terbesar di Benua Biru itu pun menyerukan agar serangan terhadap fasilitas-fasilitas kesehatan diakhiri. 

Seruan tersebut tertuang dalam pernyataan bersama oleh Komisi Tinggi Uni Eropa Josep Borrel dan Komisi untuk Krisis Manajemen di Komisi Eropa Janez Lenarcic pada Senin, 20 Mei 2024. Keduanya juga mengecam serangan terhadap fasilitas kesehatan dan infrastruktur sipil di Gaza serta Tepi Barat yang diduduki Israel. Di antara fasilitas yang dirusak tentara Israel adalah rumah sakit al-Shifa yang merupakan rumah sakit terbesar di Gaza yang sekarang benar-benar tidak bisa melayani pasien.     

“Ada sejumlah rumah sakit di Gaza yang berfungsi sebagian atau beroperasi dalam kapasitas terbatas. Situasi sangat memprihatinkan, banyak dari rumah sakit itu berada diambang kehancuran atau bahkan sudah benar-benar tutup. Akses ke layanan gawat darurat sangat penting ketika warga Palestina di Gaza hidup di bawah hujan peluru yang terus-menerus dan lebih dari 9 ribu orang luka-luka berisiko kritis karena kurangnya perawatan kesehatan yang memadai,” demikian pernyataan bersama Uni Eropa.   

Sejak serangan 7 Oktober 2024, WHO mencatat total ada 890 serangan ke fasilitas-fasilitas kesehatan. Dari jumlah tersebut, 443 adalah fasilitas kesehatan di Gaza dan 447 di Tepi Barat.  

Uni Eropa menekankan serangan terhadap tenaga kesehatan, rumah sakit dan ambulan yang sangat krusial bagi layanan kesehatan, harus dihentikan. Israel telah mencabut fasilitas berobat yang amat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa orang.    

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Situasi warga Gaza yang tak berdosa sangat menyedihkan dari yang pernah ada. Uni Eropa juga waswas dengan serangan yang masih berlanjut pada fasilitas kesehatan di Tepi Barat, di mana 50 fasilitas kesehatan dan 300 unit mobil ambulan benar-benar rusak dalam tempo sebulan,” demikian keterangan bersama pejabat tinggi Uni Eropa

Sumber: middleeastmonitor.com

Pilihan editor: Jelang 76 Tahun Nakba, Palestina Rilis Laporan Kekejaman Israel

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hamas Minta Masyarakat Dunia Ikut Intervensi Perang Gaza, Bukan Jadi Penonton

3 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Hamas Minta Masyarakat Dunia Ikut Intervensi Perang Gaza, Bukan Jadi Penonton

Serangan Israel ke Gaza semakin sengit, Hamas meminta masyarakat dunia ikut intervensi, bukan hanya jadi penonton.


Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

5 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

Israel memperluas serangannya di Khan Younis dengan mengirimkan tank-tank ke wilayah itu. Setidaknya 70 warga Palestina yang tewas ditembaki Israel


37 Warga Palestina di Dekat Khan Younis Tewas oleh Serangan Israel

13 jam lalu

37 Warga Palestina di Dekat Khan Younis Tewas oleh Serangan Israel

Serangan Israel telah menewaskan setidaknya 37 warga Palestina di dekat Khan Younis. Puluhan kepala keluarga mulai mengungsi lagi.


Israel Serang Houthi di Yaman, Antonio Guterres Minta Semua Pihak Tahan Diri

1 hari lalu

Sekjen PBB Antonio Guterres menjadi pembicara dalam sesi Mitigating Famine Risks dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Sabtu 13 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Afriadi Hikmal
Israel Serang Houthi di Yaman, Antonio Guterres Minta Semua Pihak Tahan Diri

Antonio Guterres minta semua pihak belajar menahan diri. Dia waswas ketegangan di timur tengah bakal meluas dengan serangan Israel ke Yaman


Rumah Sakit Al-Aqsa di Gaza Alami Kelangkaan Bahan Bakar yang Bisa Mengancam Nyawa

1 hari lalu

Sejumlah warga melakukan salat jenazah pada warga Palestina yang tewas selama serangan militer Israel dan dimakamkan di rumah sakit Nasser, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, 21 April 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Rumah Sakit Al-Aqsa di Gaza Alami Kelangkaan Bahan Bakar yang Bisa Mengancam Nyawa

Berhentinya ruang operasi sama seperti "hukuman mati" bagi ratusan pasien di rumah sakit


Arab Saudi Menyatakan Tidak Terlibat dalam Serangan atas Hodeidah

1 hari lalu

Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel di pelabuhan Hodeidah, di Hodeidah, Yaman 21 Juli 2024. REUTERS/Stringer
Arab Saudi Menyatakan Tidak Terlibat dalam Serangan atas Hodeidah

Arab Saudi merilis sebuah pernyataan bahwa mereka tidak terlibat dalam serangan yang menargetkan kota pelabuhan Hodeidah di Yaman.


Satu Lagi Jurnalis Palestina Tewas, Perang Israel Terus Menargetkan Pewarta

1 hari lalu

Jurnalis Palestina Sami Shehadeh, terluka dalam serangan Israel, terbaring di lantai rumah sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah pada 12 April 2024. Reuters/Doaa Rouqa
Satu Lagi Jurnalis Palestina Tewas, Perang Israel Terus Menargetkan Pewarta

Gaza menjadi tempat yang paling tidak aman bagi jurnalis Palestina, hingga 21 Juli 2024, 162 pewarta dilaporkan tewas akibat serangan Israel.


Sebagian Besar dari 87 Korban Luka dalam Serangan Israel ke Hodeidah Yaman Alami Luka Bakar

2 hari lalu

Asap dan api mengepul dari Pelabuhan Hodeidah usai serangan udara Israel di Yaman, 20 Juli 2024. Ledakan besar terjadi di Pelabuhan Hodeida, Yaman yang dikuasai Houthi. Houthi Media Centre/Handout via REUTERS
Sebagian Besar dari 87 Korban Luka dalam Serangan Israel ke Hodeidah Yaman Alami Luka Bakar

Serangan Israel ke Hodeidah Yaman menewaskan setidaknya tiga orang dan melukai 87 orang, yang sebagian besar mengalami luka bakar.


Cara Ubah Faskes BPJS Kesehatan secara Online

2 hari lalu

Menjalani operasi menggunakan jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Pramesti Kun Hardini (26) dimudahkan secara administrasi
Cara Ubah Faskes BPJS Kesehatan secara Online

Peserta BPJS Kesehatan bisa memilih fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama dan disarankan memilih faskes yang dekat dengan tempat tinggal.


WNI yang Tinggal di Hudaidah Yaman Selamat dari Serangan Israel

2 hari lalu

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
WNI yang Tinggal di Hudaidah Yaman Selamat dari Serangan Israel

Kementerian Luar Negeri RI memastikan tak ada WNI jadi korban dalam serangan Israel ke Hudaidah, Yaman pada 20 Juli 2024