Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Apa yang Terjadi setelah Jaksa ICC Minta Surat Penangkapan untuk Konflik Gaza?

Reporter

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Sejumlah Pengacara korban serangan Israel di Gaza mengajukan pengaduan ke Pengadilan Kriminal Internasional. aa.com.tr
Sejumlah Pengacara korban serangan Israel di Gaza mengajukan pengaduan ke Pengadilan Kriminal Internasional. aa.com.tr
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKantor Kejaksaan Mahkamah Pidana Internasional atau ICC telah mengajukan permintaan untuk surat penangkapan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan kepala pertahanannya, dan juga untuk Yahya Sinwar dan dua pemimpin Hamas lainnya atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan.

Berikut ini adalah apa yang akan terjadi selanjutnya, dan bagaimana langkah jaksa penuntut ICC dapat berdampak pada hubungan diplomatik dan kasus-kasus pengadilan lainnya yang berfokus pada Gaza.

Apa yang terjadi selanjutnya di ICC?

Permintaan jaksa penuntut Karim Khan diajukan ke majelis pra-peradilan. Kamar ini akan terdiri dari tiga hakim: hakim ketua Iulia Motoc dari Rumania, hakim Meksiko Maria del Socorro Flores Liera, dan hakim Reine Alapini-Gansou dari Benin.

Tidak ada tenggat waktu bagi hakim untuk memutuskan apakah akan mengeluarkan surat perintah penangkapan. Dalam kasus-kasus sebelumnya, para hakim membutuhkan waktu mulai dari satu bulan hingga beberapa bulan.

Jika para hakim setuju bahwa ada "alasan yang masuk akal" untuk meyakini bahwa kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan telah terjadi, maka mereka akan mengeluarkan surat perintah penangkapan. Surat perintah tersebut harus menyebutkan nama orangnya, kejahatan spesifik yang menjadi dasar penangkapan dan pernyataan fakta-fakta yang dituduhkan sebagai kejahatan tersebut.

Hakim dapat mengubah permintaan surat perintah penangkapan dan hanya mengabulkan sebagian dari apa yang diminta oleh jaksa. Tuduhan juga dapat diubah dan diperbarui di kemudian hari.

Para pemimpin Israel dan Hamas telah menepis tuduhan melakukan kejahatan perang, dan perwakilan dari kedua belah pihak mengkritik keputusan Khan.

Akankah Netanyahu dan para pemimpin Hamas ditangkap?

ICC berdiri atas dasar Statuta Roma. Dengan yurisprudensi dari kasus-kasus sebelumnya yang melibatkan surat perintah penangkapan terhadap kepala negara yang sedang menjabat, statuta ini mewajibkan 124 negara penandatangan ICC untuk menangkap dan menyerahkan setiap orang yang terkena surat perintah penangkapan ICC jika  menginjakkan kakinya di wilayah mereka.

Namun, pengadilan tidak memiliki sarana untuk melakukan penangkapan. Sanksi untuk tidak menangkap seseorang adalah rujukan kembali ke majelis negara anggota ICC dan pada akhirnya rujukan ke Dewan Keamanan PBB.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

3 jam lalu

Seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion memegang poster dengan 120 foto sandera Hamas, saat para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang keberangkatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke AS, di Lod, Israel, 21 Juli 2024. REUTERS/Ricardo Moraes
Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

Pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada yang baru dalam sikap Netanyahu.


Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

4 jam lalu

Bella Hadid tampil di Billboard Adidas/Foto: Instagram/The Debut Fashion
Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

Meskipun mendapat reaksi keras, Adidas tidak membatalkan keputusannya untuk mencoret Bella Hadid, berpotensi membahayakan sebagian pendapatannya


Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

4 jam lalu

Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Komite Sentral organisasi Palestina dan partai politik Fatah, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, dan Mussa Abu Marzuk, anggota senior gerakan Islam Palestina Hamas, menghadiri acara di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing pada  23 Juli 2024. PEDRO PARDO/Pool via REUTERS
Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

Berbagai faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah yang bersaing, sepakat untuk mengakhiri perpecahan mereka dan membentuk pemerintahan persatuan


Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Biden Berjanji Akhiri Perang di Gaza

4 jam lalu

Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Biden Berjanji Akhiri Perang di Gaza

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berjanji akan terus berupaya untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, menjelang kedatangan Netanyahu


Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

6 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

Israel memperluas serangannya di Khan Younis dengan mengirimkan tank-tank ke wilayah itu. Setidaknya 70 warga Palestina yang tewas ditembaki Israel


Yang Perlu Diketahui tentang Kunjungan Netanyahu ke AS

12 jam lalu

Pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion membawa poster PM Israel Benjamin Netanyahu saat pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang kepergiannya ke AS, di tengah agresi Israel di wilayah Palestina, di Lod, Israel, Minggu, 21 Juli 2024. Pengunjuk rasa meminta pemerintah untuk membebaskan warga Israel yang masih disandera Hamas. REUTERS/Ricardo Moraes
Yang Perlu Diketahui tentang Kunjungan Netanyahu ke AS

Perdana Menteri Israel Netanyahu dijadwalkan tiba di Washington pada Senin di tengah meningkatnya protes atas penanganannya terhadap perang Gaza.


Turki Sebut Israel Harus Dihukum agar Kekejaman di Gaza Tidak Ditiru

1 hari lalu

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyapa pendukungnya di Istanbul, Turki, 24 Juni 2018. Kemenangan di atas 50 persen membuat Erdogan tak perlu lagi bertarung di putaran kedua untuk mempertahankan kursi presiden sejak 2014. REUTERS/Alkis Konstantinidis
Turki Sebut Israel Harus Dihukum agar Kekejaman di Gaza Tidak Ditiru

Israel harus menerima hukuman atas tindakannya yang cukup berat di Gaza agar pihak lain tidak meniru


Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

1 hari lalu

Presiden AS Joe Biden telah menunjukkan dukungan yang teguh terhadap keamanan Israel selama lebih dari setengah abad dalam kehidupan publik. Dalam foto ini, Biden menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saat ia mengunjungi Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Tel Aviv, Israel, 18 Oktober 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

Netanyahu menyatakan Israel dan AS tetap merupakan sekutu tak peduli siapa pun presiden yang terpilih nanti.


Kemlu: Indonesia akan Ajak Masyarakat Internasional Tindaklanjuti Fatwa Hukum ICJ

1 hari lalu

Ahli hukum Inggris Malcom Shaw dan penasihat hukum Kementerian Luar Negeri Israel Tal Becker menyaksikan hakim di Mahkamah Internasional (ICJ) mendengarkan permintaan tindakan darurat dari Afrika Selatan, yang meminta pengadilan memerintahkan Israel menghentikan aksi militernya di Gaza dan menghentikan tindakan genosida yang dilakukan terhadap warga Palestina selama perang dengan Hamas di Gaza, di Den Haag, Belanda, 11 Januari 2024. REUTERS/Thilo Schmuelgen
Kemlu: Indonesia akan Ajak Masyarakat Internasional Tindaklanjuti Fatwa Hukum ICJ

Indonesia bakal mengajak komunitas internasional menindaklanjuti fatwa hukum ICJ tentang Israel di Palestina.


Erdogan Marah Besar Usai Dituding Israel Sediakan Senjata untuk Hamas

1 hari lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara saat konferensi pers dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis (tidak terlihat) di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, 13 Mei 2024. REUTERS/Umit Bektas
Erdogan Marah Besar Usai Dituding Israel Sediakan Senjata untuk Hamas

Erdogan meradang usai disebut Israel mendanai Hamas dalam perang di Gaza.